Tanya Dokter

  • Apakah saya menderita tinnitus?

  •  rinda
    Anggota

    Siang dok, sudah 1 bulan ini saya merasa sangat terganggu dengan bunyi dag dig dug pada area telinga, Selalu berbunyi sesuai irama detak jantung , lama kelamaan sakitnya terasa menekan di kepala, sehingga kadang-kadang saya merasa mual Saking menahan sakitnya, kepala terasa penuh dan Tersumbat, saya sudah mendatangi dokter THT, dan dinyatakan infeksi di tenggorokan.. Kira-kira penyakit saya apa ya dok? Dan apa penanganannya .. Terima kasih

    Dear Rinda, Tinnitus atau sensasi mendengarkan deringan, dengungan, desisan, kicauan, siulan atau suara lain. Kebisingan dapat berjenjang atau terus-menerus, dan dapat bervariasi dalam kekerasannya. Dalam kasus yang jarang, bunyi suara tersebut sinkron dengan bunyi jantung (tinnitus pulsatil). Walaupun tinnitus sering dihubungkan dengan kehilangan pendengaran, tinnitus tidak menyebabkan kehilangan pendengaran atau kehilangan pendengaran juga tidak menyebabkan tinnitus. Faktanya, beberapa orang dengan tinnitus tidak ada kesulitan mendengar, dalam beberapa kasus mereka menjadi sensitif terhadap suara sehingga mereka harus mengambil langkah untuk meredam atau menutupi dari suara dari luar. Beberapa kondisi atau penyakit dapat menyebabkan tinnitus, meliputi:

    • sumbatan telinga karena infeksi telinga atau karena tumor jinak saraf pendengaran.
    • obat-obatan tertentu, seperti aspirin, beberapa tipe antibiotik, anti radang, sedatif (obat yang menimbulkan efek mengantuk), dan antidepresan
    • proses penuaan yang alami, yang menyebabkan kemunduran cochlea (organ berbentuk spiral di telinga dalam) atau bagian lain dari telinga.
    • penyakit meniere
    • otosklerosis, kekakuan tulang-tulang kecil di telinga tengah
    • kondisi medis lainnya seperti tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, masalah sirkulasi darah, anemia, alergi, kelenjar thyroid yang kurang aktif, dan diabetes
    • masalah leher atau rahang, seperti sindrom sendi temporomandibular
    • cedera kepala dan leher
    Tinnitus memburuk pada beberapa orang yang minum alkohol, merokok, minum minuman berkafein, atau makan makanan tertentu. Untuk alasan yang tidak terlalu jelas, stres dan kelelahan juga dapat memperburuk tinnitus. Sebaiknya konsultasikan kembali dengan dokter THT Anda agar diagnosis penyakit yang mendasari tinnitus dapat ditegakkan. Dokter akan menelusuri riwayat keluhan Anda dan akan melakukan pemeriksaan fisik serta mungkin akan menganjurkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan seperti CT scan kepala dan tes lab darah. Terapi akan diberikan sesuai diagnosis. Semoga bermanfaat. Salam, dr. Rony Wijaya