Tanya Dokter

  • Mengatasi rasa gatal di vagina dan terasa perih ketika digaruk

  • Dok saya mau tanya saya tuk d alat leading suka gatal2 da d sertai ferih klo buang air kecil gara tdni ya gatal terus sma saya tuh d garuk ek mlh ferih sms gatal obat ny apa ya dokter klo ke betadin anti stik boleh ga dokter

    <p style="text-align: left;">Halo Dewi,</p> <p style="text-align: left;">Sebelum memulai pengobatan, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa penyebab rasa gatal pada area kemaluan Anda. Rasa gatal pada area kemaluan merupakan salah satu gejala vulvovaginitis. Vulvovaginitis adalah infeksi dan peradangan pada bibir kemaluan dan vagina. Penyebab terbanyak dari vulvovaginitis adalah infeksi jamur atau kandidiasis. Beberapa gejala lain yang dapat dialami penderita adalah:</p>

      <li style="text-align: left;">rasa iritasi pada vagina dan bibir kemaluan <li style="text-align: left;">sensasi terbakar terutama saat berhubungan seksual dan saat buang air kecil <li style="text-align: left;">kemerahan dan pembengkakan pada bibir kemaluan <li style="text-align: left;">rasa sakit pada vagina
    • keputihan yang berwarna putih pekat atau seperti keju
    Kandidiasis vagina dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:
    • penggunaan antibiotik
    • kadar hormon estrogen yang tinggi seperti pada kehamilan atau penggunaan pil KB dosis tinggi
    • penyakit diabetes yang tidak terkontrol
    • penggunaan pembersih kewanitaan atau sabun dengan wangi yang menyengat
    • menurunnya sistem kekebalan tubuh
    • berat badan berlebih
    • pengunaan obat kortikosteroid
    Selain infeksi jamur, vulvovaginitis juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, infeksi parasit, reaksi alergi terhadap hal tertentu misalnya detergen pakaian, tisu toilet. Untuk memastikannya, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan sehingga dokter dapat melakukan pemeriksaan pada Anda. Bila memang terbukti infeksi jamur, Anda akan diberikan obat anti jamur. Penggunaan betadin bukanlah salah satu pengobatannya. Silakan lakukan juga anjuran berikut:
    • hindari membersihkan vagina dengan pembersih kewanitaan atau sabun yang menyengat cukup bersihkan organ kewanitaan dengan air bersih
    • gunakan celana dalam berbahan katun
    • hindari menggunakan celana yang terlalu ketat
    • mengganti celana dalam sesegera mungkin jika basah atau lembab
    • hindari menggaruk bagian yang gatal
    Semoga informasi ini berguna. dr. Aloisia