Tanya Dokter

  • apa obat untuk mimisan

  • Dok sy mey umur 25,sya dr kecil memang sering mimisan.mimisan x g ngenal wktu..kdg siang hri pas skolah.kdg mlm hari pas tdur.n kta ibuk sy mimisan x akan hilang klo sya udah menikah..tp udah hmpir 3bln menikah mimisan sya gk hilang2 jg.stahun yg lalu sampek 1 bln full sy mimisan...tiap hri n shri bs 5x...di sertai muntah n pnas. Wkt tes darah semua normal... N semalem mimisan sya kmbuh lg...pas jam 2 mlm wkt nyenyak tdur.darah x byk n jam 9 td mimisan lg jg byak...dr dlm mulut jg wktu ngludah...stiap mimisan slalu pusing kpla sya n hbis mimisan lemas .pucat.. Aneh x tiap x priksa kta dokter sy gk knp2 os smua normal...pdhal smkin hri sya smkin kurus kering...4 thub yg lalu berat sya 56 skrg berat sy 34 Ada apa ya dok sebenar x saya ini...skit apa kira2.,. Sblum n sesudah x terima kasih

    Mey_sidoarjo

    Dear Meycha, Mimisan merupakan gejala keluarnya darah dari hidung baik satu sisi maupun kedua sisi. Mimisan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, mulai dari kebiasaan yang salah hingga penyakit tertentu. Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:

    • kebiasaan mengorek hidung yang salah
    • mengeluarkan ingus terlalu kencang
    • udara kering dan dingin
    • iritasi senyawa kimia
    • penggunaaan alkohol, menghirup kokain
    • hidung bengkok
    • sinusitis
    • penggunaan obat-obatan tertentu, aspirin dan antikoagulan.
    • kelainan pembekuan darah
    • tumor hidung
    • dsb.
    Untuk memastikan penyebabnya diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendeteksi kelainan yang mungkin ada, seperti tes darah, X-Ray, CT Scan, MRI dan sebagainya. Penurunan berat badan secara terus-menerus dengan pola makan dan aktivitas yang normal kemungkinan dapat disebabkan oleh kondisi yang lebih serius. Oleh karena itu sebaiknya Anda kembali berkonsultasi dengan dokter THT di kota Anda untuk menelusuri penyebabnya. Dengan mengetahui kondisi yang mendasarinya maka penanganan yang tepat akan dapat diberikan. Berikut laman yang dapat Anda baca: Mimisan Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya