Tanya Dokter

  • Pengobatan gatal pada bekas luka jahitan pemasangan pen

  •  Mitra Comp
    Anggota
    Selamat malam dok. Sy pria usia 28 thn. Sy menderita gatal2 di kulit paha bekas jaritan pasang pen. skarang sdh makin melebar& menyebar sampai ke tangan rasanya sangat gatal se x sy smpai tdk bisa tidur, gatal bintik2 merah spt melepuh dan kaki terasa panas dan dr gatal trb keluar air... stlh sy preksakan ke RS dokter orthopedi bilang pnyebabnya adalah implan yg blm d buka sudh 5thn lma'x tp untuk memastikan sy d rujuk ke spesialis kulit n kelamin dibilang'x sy alergi bkn krna impla akhirnya sy d kresepkan 1 salep oles, obat oral cetirizine 10mg & methylprednizolone 10mg... Yg sy mau tanyakan... apakah obat tersebut aman u/ saya konsumsi.??? ( sy ginjal 1. 1 nya lg udh d angkat krna kecelakaan & yg masih 1 kondisi ada batu uk 1,5mm ) Sy masih ragu obat itu harus sy minum ato tidh krna d siai lain sy takut memperparah fungsi ginjal sy... Terimakasih dokter sebelumnya.🙏 Maaf panjang lebar.

    Halo Mitra,terimakasih telah bertanya di alodokter.
    Saya akan mencoba membantu menjawab pertanyaan anda,ketika paska pemasangan pen/ORIF (open reduction internal fixation),biasanya pen akan dilepas dalam jarak sekitar 1 tahun paska pemasangan,kecuali fraktur/patah tulang yang terjadi belum union/menyambung,karena pen adalah benda metal yang dianggap oleh tubuh sebagai substansi asing. Pada pemasangan pen dalam jangka lama seperti kasus anda (5tahun),biasanya akan terjadi hal seperti keluhan anda,yaitu gatal-gatal dan berair di sekitar luka jahitan. Sangat disarankan jika anda melakukan kontrol ulang ke dokter orthopaedi,biasanya akan disarankan untuk foto rontgen terlebih dahulu,kemudian jika pertumbuhan tulang sudah baik,pen akan dilepas dan dijahit ulang dibekas luka. Terlalu lama anda menggunakan pen,maka akan semakin susah proses pelepasan pen,karena terdapat banyaknya jaringan ikat (fibrosis) yang timbul di area melekatnya pen. Sedangkan pada obat-obatan yang anda tanyakan,cetirizne adalah obat anti histamin untuk mengurangi gejala-gejala alergi seperti bersin-bersin,gatal. Pada obat ini jarang ditemukan interaksi dengan ginjal,kecuali dosis tidak sesuai dengan anjuran dokter. Sebaliknya pada metilprednisolon,obat ini adalah salah satu jenis kortikosteroid untuk mengatasi inflamasi/peradangan. Harap berhati-hati dalam pemakaian obat ini terutaam penderita penyakit ginjal,hipertensi,diabetes,dll. Sebaiknya anda tetap mengkonsultasikan terlebih dahulu pemakaian 2 macam obat ini kepada dokter terkait yang memberi,sehingga mengetahui riwayat anda sebelumnya. Demikian info,salam dr. Celleen