Tanya Dokter

  • Pengobatan untuk menurunkan SGOT SGPT

  •  Isti Qomah
    Anggota

    Selamat pagi bp dokter yth Saya ingin bercerita mengenai penyakit saya,tiga bulan lalu saya test medical hasil nya positif terkena hepatitis B,kemudian saya minum temulawak sebanyak Datu kilo dalam 10hari,dan setelah itu saya check up ke RS, hasilnya,,hepatitis saya negatif Namun saya di vonis unfitt SGOT 90 DAN SGPT 95,Saya ingin bertanya mengenai obat yang cocok dsn bisa cepat untuk sembuhkan OTPT Saya dock.. Terima kasih

    Hai, SGOT dan SGPT ialah suatu enzim yang banyak ditemukan di dalam sel hati; selain sel hati, SGOT juga ditemukan pada sel otot dan sel jantung. Pemeriksaan SGOT dan SGPT biasanya digunakan untuk menilai ada/tidaknya kerusakan pada sel hati (karena jika sel tersebut rusak / pecah, enzim di dalamnya akan terlepas ke dalam darah dan terdeteksi lebih tinggi melalui pemeriksaan darah). Nilai normal SGOT dan SGPT biasanya ialah di bawah 45. Jadi, sebetulnya yang lebih perlu ditekankan ialah apa yang menyebabkan peningkatan SGOT/SGPT tersebut dan bagaimana mengatasi penyebabnya ketimbang menurunkan nilai SGOT/SGPT saja. Hepatitis merupakan salah satu penyebab peningkatan SGOT/SGPT yang cukup sering ditemukan. Hepatitis berarti peradangan pada hati, yang bisa terjadi akibat infeksi, toksin/racun, sumbatan aliran darah, perlemakan dan sebagainya. Paling sering, hepatitis diakibatkan oleh virus. Yang sering dibicarakan ialah hepatitis B, karena penularannya mudah, tak banyak bergejala dan dapat berdampak buruk di kemudian hari. Hepatitis B ditakuti oleh karena efeknya yang bisa menyebabkan hepatitis kronis (menahun). Karena peradangan terus menerus, banyak sel hati rusak dan berubah menjadi jaringan parut (scar) -- ini mengakibatkan pengerasan hati berikut komplikasinya. Sebagiannya lagi dapat berubah menjadi kanker hati. Jadi, yang ditakuti sebetulnya ialah bentuk kronisnya, bukan bentuk akut (sementara, baru saja terinfeksi). Hepatitis B akut pada anak-anak sebagian besar berkembang menjadi hepatitis B kronis, sedangkan lebih kurang 5% orang dewasa yang terinfeksi hepatitis B akut berkembang menjadi hepatitis B kronis -- 95% infeksi hepatitis B akut pada orang dewasa sehat akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Pada hepatitis akut, terjadi peningkatan SGOT/SGPT secara mendadak dan seiring waktu (biasanya dalam 1-3 bulan), kadar SGOT/SGPT akan turun dengan sendirinya sejalan dengan terjadinya serokonversi (yi. antibodi terhadap hepatitis B mulai menjadi positif dan penanda virus dalam darah mulai menjadi negatif). Anda sebaiknya melakukan kunjungan ulang ke Dokter untuk pemantauan berkala kadar SGOT/SGPT tersebut. Jika tetap tinggi setelah beberapa kali kontrol, mungkin diperlukan pemeriksaan USG dan pemeriksaan kadar virus ulang untuk mencari penyebabnya. Tips berikut mungkin membantu:

    • Hindari minuman beralkohol dan paparan asap rokok
    • Mengonsumsi temulawak dapat membantu sebagai hepatoprotektor (melindungi sel hati); karena belum banyak penelitian ilmiah tentang hal ini, dosis optimalnya belum diketahui
    • Istirahat yang cukup setiap hari, tidur sekurangnya 7-8 jam
    • Hindari mengonsumsi bahan makanan berpengawet, berpewarna dan zat tambahan makanan lainnya
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma

    Artikel berikut berkaitan dengan topik di atas dan menarik untuk dibaca:

    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma