Tanya Dokter

  • Bercak-bercak merah di kaki yang sering kambuh serta cara mengobatinya

  •  Ariick
    Anggota

    selamat siang dok , Saya ingin bertanya , jadi begini dari 3 tahun yg lalu kaki saya sering ada bercak merah seperti darah tetapi dalam beberapa minggu bercak itu hilang dan bisa muncul kembali tanpa sebab yg jelas , penyakit ini sudah saya derita dari 3 tahun yg lalu , sudah sering sy bawa k dokter dan di bilang purpura , tetapi dokternya tidak pernah memberikan saya jawabam yg jelas tentang sakit saya , karena bercak ini sangat menganggu aktivitas saya sehari2 ,, apakah dokter bisa memberikan solusi tentang pengobatan apa yg hrus sy tempuh ? Dan apa obatnya ?

    Dear Ariick, Purpura adalah bercak keunguan pada kulit atau membran mukosa termasuk mukosa mulut. Purpura terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit. Jika diameternya di bawah 3 mm disebut petechiae, jika lebih dari 1 cm disebut ekimosis. Trombosit atau platelet membantu proses pembekuan darah. Purpura ada yang disertai jumlah trombosit yang menurun (trombositopenik purpura) ada yang normal (non-trombositopenik purpura). Berikut penyebab dari purpura:

    • Idiopathic thrombocytopenic purpura
    • obat-obatan yang menurunkan jumlah trombosit
    • meningococcemia
    • obat-obatan yang mempengaruhi fungsi trombosit
    • penggunaan steroid
    • peradangan pembuluh darah (vaskulitis) seperti penyakit Henoch Schonlein purpura
    • senile purpura yang sering terjadi pada orang tua
    • scurvy
    • hemangioma
    • gangguan pembekuan darah
    • dsb.
    Sebaiknya Anda konsultasikan keluhan Anda kembali ke dokter. Dokter akan menelusuri riwayat keluhan Anda dan akan mengevaluasi bercak tersebut serta akan memberikan terapi yang sesuai dengan diagnosis yang ditegakkan. Tes darah mungkin akan disarankan dokter untuk membantu menegakkan diagnosis. Berikut tips yang bisa Anda lakukan di rumah untuk menghindari risiko perdarahan dan komplikasinya:
    • Hindari obat-obatan yang dapat mempengaruhi trombosit
    • Pilih aktivitas fisik yang rendah kontak fisiknya
    • Amati apakah ada tanda-tanda infeksi pada kulit Anda seperti keluar nanah
    Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya