Tanya Dokter

  • ciri-ciri sifilis

  •  Dika Ngeroug
    Anggota

    Dan ap ciri2 dri penyakit sifilis dok?

    Dika Ngeroug  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat Sore, Sifilis atau Raja Singa merupakan salah satu Penyakit Menular Seksual. Penyebabnya adalah infeksi bakteri Treponema pallidum, yang menyebar secara langsung melalui kontak seksual atau pajanan cairan tubuh seperti darah dengan penderita sifilis. Gejala yang timbul berbeda-beda pada setiap tahapannya, yaitu :

    • Tahap sifilis primer, sekitar 20-90 hari setelah terinfeksi, muncul luka atau tukak pada bagian tubuh yang kontak pada saat terinfeksi ( lokasi luka tergantung kontak seksual apakah secara oral, vagina/penis atau anus). Luka seringkali tidak nyeri, tidak menimbulkan gejala dan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun pada tahap ini seringkali orang tersebut tidak menyadari bahwa dirinya sedang terinfeksi, sehingga tidak melakukan pengobatan dan dapat menulari orang lainnya. Jika tahap ini dibiarkan dapat berlanjut ke tahap selanjutnya.
    • Tahap sifilis laten, tidak mengalami keluhan apapun, namun bakteri berkembang biak di tubuh penderita. masa ini dapat bertahan selamam beberapa tahun sebelum akhirnya berlanjut ke tahap sifilis akhir.
    • Tahap sifilis sekunder, muncul ruam merah pada tangan atau kaki, demam, penurunan nafsu makan, nyeri tenggorok, atau kutil kelamin pada daerah vagina, penis atau anus. Gejala bertahan 1-3 bulan.
    • Tahap sifilis laten, tidak mengalami keluhan apapun, namun bakteri berkembang biak di tubuh penderita. masa ini dapat bertahan selamam beberapa tahun sebelum akhirnya berlanjut ke tahap sifilis akhir.
    • Tahap sifilsi tersier, efek penyakit dapat terjadi di berbagai organ dan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani.
    Sifilis dapat dideteksi dengan pemeriksaan darah untuk melihat antibodi tubuh melawan bakteri. Juga dapat dilakukan dengan uji mikroskopik pada usapan lesi atau luka pada kelamin. Pengobatan utama adalah dengan pemberian suntikan antibiotik, terutama golongan penisilin. Dosis dan lama pengobatan tergantung pada tahap mana penyakit ditangani. Pada fase awal, biasanya cukup diberikan 1 suntikan penisilin, namun pada tahapan selanjutnya yang lebih lanjut dapat diberikan hingga beberapa hari atau bahkan diberikan melalui jalur intravena atau infus. Setelah pengobatan perlu dilakukan pemeriksaan darah ulang untuk memastikan bahwa bakteri sudah hilang dari tubuh penderita. Seseorang yang curiga terinfeksi sifilis atau sudah terinfeksi, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan dan pengobatan agar tidak berlanjut ke tahap yang lebih parah. Pencegahan agar sifilis tidak menyebar ke orang lain dan agar tidak kembali kambuh setelah pengobatan adalah dengan :
    • Memberitahu pada pasangan seksual mengenai kondisinya, dan menyarankan pasangannya untuk juga diperiksa dan diobati, agar infeksi tidak menyebar secara bolak balik, maka keduanya harus diobati secara bersaman.
    • Menghindari kegiatan yang dapat menulari penyakit, seperti kontak seksual tanpa pengaman dengan pasangan berganti-ganti, penggunaan alat suntik bersama, pemasangan tatto atau tindik tidak steril, dan transfusi darah tanpa pemeriksaan.
    Informasi lebih lengkap mengenai Sifilis dan Penyakit Menular Seksual.  

    Dika Ngeroug  dr. Lina Saleh
    Dokter

    #Koreksi Gejala yang timbul berbeda-beda pada setiap tahapannya, yaitu :

    • Tahap sifilis primer, sekitar 20-90 hari setelah terinfeksi, muncul luka atau tukak pada bagian tubuh yang kontak pada saat terinfeksi ( lokasi luka tergantung kontak seksual apakah secara oral, vagina/penis atau anus). Luka seringkali tidak nyeri, tidak menimbulkan gejala dan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun pada tahap ini seringkali orang tersebut tidak menyadari bahwa dirinya sedang terinfeksi, sehingga tidak melakukan pengobatan dan dapat menulari orang lainnya. Jika tahap ini dibiarkan dapat berlanjut ke tahap selanjutnya.
    • Tahap sifilis sekunder, muncul ruam merah pada tangan atau kaki, demam, penurunan nafsu makan, nyeri tenggorok, atau kutil kelamin pada daerah vagina, penis atau anus. Gejala bertahan 1-3 bulan.
    • Tahap sifilis laten, tidak mengalami keluhan apapun, namun bakteri berkembang biak di tubuh penderita. Masa ini dapat bertahan selama beberapa tahun sebelum akhirnya berlanjut ke tahap sifilis akhir.
    • Tahap sifilis tersier, efek penyakit dapat terjadi di berbagai organ dan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani.