Tanya Dokter

  • Apa obat untuk demam?

  •  ferry aditya
    Anggota

    Dok, mau tnya anak saya pusing, panas, dan muntah, apa ya obatnya, mulai pusing kemarin, mau saya bawa kedokter td pagi udah gak muntah tp masih panas tlong dok, solusinya

    ferry aditya  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat malam.   Untuk keluhan panas atau demam, dapat diberikan obat yang mengandung paracetamol, baik itu tablet ataupun syrup, tergantung anak usia berapa. Parasetamol juga memiliki efek anti nyeri, sehingga dapat mengurangi rasa sakit kepala pada anak anda. Dosis parasetamol anak adalah 10-15 mg/kgBB setiap kali minum, atau dapat mengikuti instruksi pemberian pada sediaan obat. Obat ini dapat diminumkan setiap 4-6 jam, sebaiknya tidak melebihi 6 kali pemberian dalam 1 hari. Paracetamol banyak dijual bebas di apotik. Selain itu juga dapat dibantu dengan melakukan :

    • Kompres dengan air biasa,
    • Pakaikan pakaian tipis dan nyaman, jangan gunakan pakaian berlapis dan tebal
    • Berikan anak minum sering, pastikan anak tidak kekurangan cairan, karena pada saat demam, tubuh kehilangan cairan lebih banyak dari biasa, sehingga cenderung akan menyebabkan kekurangan cairan.
    • Periksa suhu tubuh anak dengan termometer mulut atau ketiak setiap dua jam, dan segera berikan penurun  panas jika suhu melebihi 38.5
    • Tetap berikan ASI atau makanan yang biasa dimakan.
    Selain demam anak anda juga mengalami muntah, perhatikan frekuensi dan banyaknya cairan yang keluar saat muntah. Jika muntah yang terjadi sering dan anak tidak mau makan atau minum, ditambah lagi anak demam, tidak aktif, hanya ingin tidur dan lemas, buang air kecil tidak sesering dan sebanyak biasa maka harus hati-hati kemungkinan anak anda dapat mengalami kekurangan cairan, untuk lebih amannya segera periksakan ke dokter. Selain itu panas terlampau tinggi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun, dapat menyebabkan terjadi nya kejang akibat demam pada beberapa anak, terutama jika sebelumnya anak pernah mengalami hal tersebut, atau jika saudara kandung anak pernah ada yang mengalami kejang demam, maka resiko anak akan mengalami hal serupa juga lebih tinggi. Karenanya sebaiknya hati-hati, orang tua perlu waspada dan tenang dalam mengatasi penyakit anak. Demam merupakan gejala yang terjadi akibat reaksi sistem kekebalan tubuh melawan adanya infeksi dalam tubuhnya, jadi demam itu bukan penyakit melainkan peringatan dari tubuh bahwa ada infeksi yang sedang terjadi, sehingga dalam penanganannya perlu dicari tahu penyebab demamnya, apakah karena infeksi virus, bakteri atau infeksi lain. Penyebab demam tersering pada anak :
    • Infeksi saluran pernapasan, bisa oleh virus (tersering) ataupun bakteri. Dapat berupa gejala flu biasa (common cold) atau radang tenggorokan atau infeksi paru-paru pada keadaan berat (pneumonia)
    • Infeksi saluran cerna. Diare, bisa disebabkan oleh virus (paling sering pada anak) atau bakteri. Demam pada penyakit diare dapat terjadi karena infeksi nya dan juga karena kekurangan cairan akibat banyaknya cairan yang keluar dan sedikitnya pemasukan cairan.
    • Infeksi telinga
    • Infeksi saluran kemih
    • Demam berdarah, malaria, cacar air, campak, tifus
    • kondisi berat : pneumonia (batuk, sesak, sulit bernapas, bibir terlihat biru), meningitis (tidak sadarkan diri, kejang, leher kaku)
    Tanda bahaya pada anak dengan gejala demam yang harus diwaspadai dan segera diperiksakan ke dokter adalah sebagai berikut :
    • Tubuh anak menjadi jauh lebih lemas dan kesadaran berkurang.
    • Reaksinya kurang responsif.
    • Lebih sering tidur dan sulit untuk dibangunkan.
    • Mengalami gangguan dalam bernapas.
    • Mengalami gejala-gejala dehidrasi seperti jarang buang air kecil, menangis tanpa keluar air mata, dan sedikit berkeringat walaupun udara panas.
    • Muntah-muntah disertai sakit kepala atau leher yang terasa kaku.
    • Bagian dalam dari bibir atau kulit  terlihat pucat atau mulai membiru.
    • Mengalami sakit pada bagian dalam telinga.
    • Mengalami kejang-kejang.
    • Demam tinggi yang disertai ruam.
    • Mengalami muntah atau diare yang berkelanjutan dan tidak kunjung mereda.
    Sekian informasi yang dapat saya berikan, semoga dapat membantu.