Tanya Dokter

  • Obat untuk gatal berkepanjangan di area kemaluan

  •  Ahmad Shafar
    Anggota

    Sudah 1 bulan saya mempunyai penyakit ini rasanya sangat terganggu dan tidak bisa tidur jadi solusi untuk mengataai ini gmna dok .?

    Halo,   Rasa gatal pada kemaluan bisa disebabkan oleh hal hal seperti :

    1. Infeksi jamur = gatal sangat mengganggu terutama pada kondisi lembab/berkeringat disertai adanya bercak kemerahan yang semakin meluas.
    2. Infeksi menular seksual = gonore, chlamidia, trikomonas dll bisa menimbulkan reaksi gatal yang mengganggu.
    3. Iritasi akibat penggunan bahan / produk kulit seperti sabun, krim, dll.
    4. Penggunaan celana dalam/ bawahan yang ketat dan tidak menyerap keringat.
    5. Infeksi kutu (skabies) = biasa menyerang bagian lain seperti sela jari, tangan dan kaki, perut dll. Bisa menular sangat cepat pada anggota keluarga yang tinggal serumah.
    6. Diabetes mellitus
    7. Gangguan tiroid/ginjal.
    8. dll.
    Untuk mendapatkan penanganan optimal maka pemeriksaan fisik harus dilakukan. Beberapa tes medis seperti tes darah, tes kerokan kulit dll akan diperlukan untuk memperjelas kondisi penyebab keluhan Anda. Dengan mengetahui penyebab dengan pasti maka pengobatan yang optimal bisa diberikan dan otomatis akan mengurangi gejala gatal yang menganggu Anda. Untuk mengurangi gatal, Anda bisa melakukan beberapa cara seperti :
    1. Hindari menggaruk rasa gatal, tepuk / usap ringan bagian gatal.
    2. Mandi air dingin.
    3. oleskan lotion calamin.
    4. Minum obat pereda gatal seperti ctm.
    5. Gunakan celana berbahan katun yang longgar dan ganti celana Anda minimal 1-2 kali sehari.
    6. Ganti produk sabun Anda dengan sabun anti bakteri.
    7. Lap kering bagian gatal dengan rata dan hindari menggosok terlalu kuat.
    8. Hindari seks bebas dan gunakan kondom.
    9. dll.
    Jika rasa gatal sudah sangat lama dan mengganggu serta tidak menunjukkan perbaikan dengan cara diatas maka segera periksakan diri Anda ke dokter kulit. Baca topik Gatal pada kemaluan. Semoga membantu.   dr. Yusi