Tanya Dokter

  • Apa obat untuk mencegah batuk darah?

  •  Ayurizka
    Anggota
    Dok saya punya kekasih umurnya baru 23 dia perokok dok, namun akhir2 ini dia sakit batuk2 terus dan tadi subuh dia mengalami batuk berdarah tapi katnya yg keluar darah nya sedikit, itu harus bagaimana yah dok? Dan dia orgnya jarang mau dibawa ke dokter karna ngga suka minum obat, minta solusi nya dok saya harus gmana? Dan dia mengidap penyakit apa yah dok? Terimaksih mohon dijawab.

    Terimakasih telah bertanya di Alodokter

     

     

    Batuk merupakan refleks normal tubuh ketika ada sesuatu benda asing di saluran nafas. Mekanisme batuk dimaksudkan untuk mengelurkan benda asing tersebut dari saluran nafas.

    Beberapa penyebab keluhan yang dialami kemungkinan yaitu :

    -Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) : gejalanya sesak, batuk lama (>1bulan), batuk berdarah, penyakit ini seringkali dikaitkan dengan perokok aktif maupun pasif.

    -Flek paru (Tuberkulosis/TB) : gejalanya batuk lama (>1bulan), Batuk berdarah, sesak, Demam, Berkeringat di malam hari, Penurunan berat badan drastis

    -Infeksi Saluran Pernasafan Akut (ISPA) : gejalanya batuk, nyeri tenggorokan, demam

    -Infeksi paru (Pneumonia) : gejalanya mirip dengan infeksi saluran nafas ditambah dengan sesak. Diperlukan pemeriksaan rontgen dada untuk melihat infeksi di paru-paru

    -Batuk karena reaksi alergi : Dapat berupa alergi makanan, debu, udara dingin, asap rokok, dan lainnya.

     

    Sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter spesialis paru dalam untuk mengetahui dengan pasti penyebab keluhan yang anda rasakan. 

    Dokter akan melakukan serangkaian wawancara dan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan darah,foto tontgen dada maupun pemeriksaan dahak.

     

    Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan :

    -Hindari merokok

    -Hindari paparan debu, asap dan udara dingin

    -Berisitirahat cukup minimal 6 jam/hari.

    -Makan sehat dan bergizi 3x sehari. Perbanyak sayur dan buah. Kurangi makanan yang digoreng/berminyak

    -Banyak minum air putih minimal 3 liter/hari. 

    -Minum air hangat untuk mengurangi rasa tidak nyaman di tenggorokan

    -Berisitirahat cukup minimal 6 jam/hari.

    -Menggunakan masker untuk mencegh penularan ke orang disekitar

     

    Semoga bermanfaat

    Salam, dr. Natalia