Tanya Dokter

  • apa obat untuk menghilangkan infeksi vagina?

  •  Ranoy Geulis
    Anggota

    dok, saya ranita usia saya 15 tahun . ketika saya buang air kecil selalu terasa perih gatal dan panas, padahal saya sudah minum obat antibiotik yang di anjurkan pada klinik tapi tetep saja tidak ada perubahan selama seminggu lebih, gimana dok cara mengatasinya?

    Ranoy Geulis  dr. Rico N
    Dokter

    <p style="text-align: left;">Hai Ranoy,</p> <p style="text-align: left;">Perih dan gatal saat berkemih merupakan gejala-gejala infeksi saluran kemih (ISK). Secara umum ISK dapat dibedakan menjadi :</p>

      <li style="text-align: left;">ISK bawah (infeksi pada urethra dan kandung kemih) : gejala yang dialami berupa rasa ingin selalu buang air kecil (BAK)/ anyang-anyangan, nyeri atau perih saat BAK <li style="text-align: left;">ISK atas (infeksi pada ureter dan ginjal) : gejala nyeri pada pinggang hingga selangkangan, mual, demam
    Penyebab ISK tersering adalah E.coli yang merupakan bakteri normal pada saluran cerna, yang dipengaruhi oleh kurangnya higiene setelah buang air. Pengobatan utama ISK adalah dengan antibiotik selama minimal 7 hari, yang dapat disertai dengan obat antinyeri. Yang perlu diperhatikan bahwa apabila gejala ISK telah berkurang sekalipun, antibiotik tetap harus dilanjutkan sesuai dengan instruksi dokter. Apabila keluhan nyeri/panas/ gatal selama BAK terus berlangsung meskipun dengan pemberian antibiotik, maka berkonsultasilah kembali dengan dokter klinik yang merawat Anda. Jangan ragu untuk bertanya mengenai hasil pemeriksaan fisik Anda, bila diperlukan dokter akan menyarankan pemeriksaan penunjang seperti tes urin rutin. Apabila berdasar hasil pemeriksaan fisik maupun penunjang menunjukkan bahwa infeksi yang Anda alami merupakan kondisi berat maka dokter akan merujuk Anda ke rumah sakit Beberapa anjuran untuk meredakan gejala dan mencegah kekambuhan:
    • jangan tahan keinginan berkemih, karena pengosongan kandung kemih dapat mencegah bakteri berkembang biak
    • banyak minum air putih (2 - 3 liter per hari)
    • bersihkan dan keringkan area kewanitaan Anda setiap selesai BAK maupun BAB
    • hindari penggunaan sabun-sabun vagina karena dapat mempengaruhi pH area kewanitaan yang mempermudah perkembangan bakteri
    Demikian, semoga membantu dr. Rico Novyanto