Tanya Dokter

  • penyebab dan mengatasi vagina yang berbau

  •  Elsa Nasution
    Anggota
    Dok,saya mau bertanya bagaimana cara mengatasi bagian v yg berbau dan apa penyebabnya ?

    Halo,

    Vagina memang memiliki aroma yang sedikit asam, namun biasanya aroma vagina cenderung netral, serupa dengan aroma tubuh wanita tersebut dan tidak mengganggu. Bila vagina berbau, perlu disebutkan bagaimana baunya, apakah berbau amis, busuk dan menyengat, apa disertai dengan keputihan? Seringkali vagina berbau yang tidak normal disertai dengan keputihan sebagai tanda adanya kondisi medis yang memerlukan penanganan khusus.

    Keputihan yang normal adalah keluarnya lendir dari vagina yang sering merupakan kondisi normal bila tanpa gejala-gejala lain yang mengganggu. Sebenarnya di dalam liang vagina dan permukaan bibir vagina terdapat sekumpulan bakteri baik (flora normal) yang jenis dan jumlahnya seimbang dari waktu ke waktu. Pada kondisi tertentu keseimbangan flora normal dapat berubah karena beberapa hal seperti menggunakan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD/spiral).

    Produksi lendir vagina yang sering dianggap sebagai keputihan sebenarnya merupakan cara tubuh wanita menjaga kondisi vagina dan leher rahim dari infeksi, iritasi dan menjaga suasana asam basa liang vagina. Lendir yang dikeluarkan dinding vagina dan leher rahim akan membawa sel-sel mati dan kuman yang bukan flora normal, keluar dari liang vagina dan menjaga suasana asam basa liang vagina tetap normal. Jumlah, warna dan konsistensi keputihan yang normal akan berubah dari waktu ke waktu. Namun biasanya tidak mengganggu seorang wanita.

    Keluarnya lendir vagina dapat merupakan kondisi yang abnormal bila lendir berbau tajam/busuk, berbau amis, lendir keluar dalam jumlah sangat banyak, konsistensinya sangat kental, disertai dengan rasa gatal, berwarna keputihan/abu-abu/kuning kehijauan/berbuih, disertai dengan bercak darah, adanya luka melepuh di sekitar bibir vagina dan atau perdarahan di luar siklus menstruasi, dan muncul nyeri di perut bagian bawah. 

    Vagina berbau yang disertai keputihan yang tidak normal, bisa disebabkan oleh :

    1. Ketidakseimbangan flora normal vagina yang menyebabkan infeksi bakteri, Vaginosis bakterialis.
    2. Infeksi jamur pada vagina/Kandidiasis, biasanya terjadi pada wanita dengan berat badan berlebihan, mengalami komplikasi Diabetes Melitus yang tidak terkontrol.
    3. Infeksi vagina yang disebabkan Penyakit Menular Seksual seperti Infeksi Gonore, Chlamydia, Trikomoniasis. Klik di sini tentang Penyakit Menular Seksual.
    4. Radang panggul.
    5. Gejala awal dari Kanker leher rahim/kanker vagina.

     

    Lakukan tips berikut dalam menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan :

    • Membersihkan vagina bagian luar dan area selangkangan dengan air mengalir dan sabun/shampoo bayi yang lembut cukup 2x dalam sehari. Hindari membersihkan liang vagina apalagi menggunakan pembersih yang dimasukkan ke dalam vagina (douche).
    • Jagalah kesehatan vagina dengan menjaga selalu kering setelah buang air kecil/buang air besar dengan melap area selangkangan dengan handuk yang lembut. Ganti pakaian dalam dengan teratur minimal 2x dalam sehari.
    • Hindari penggunaan produk pembersih vagina  dengan parfum, kecuali pembersih vagina yang memang disarankan oleh dokter.
    • Anda harus melakukan tes pap smear dengan rutin (sekali dalam dua tahun, bila hasil tes yang terakhir normal), bila telah aktif melakukan aktivitas seksual.
    • Hindari penggunaan pantyliner di luar masa menstruasi. Bila Anda menggunakan menggunakan pantyliner atau pembalut, ganti pantyliner/pembalut tiap 3 jam sekali.
    • Jalankan Pola Hidup Sehat dengan makan makanan Bergizi Seimbangberolahraga rutinberistirahat cukup di malam hari (minimal 7 jam), konsumsi air minum dalam jumlah yang cukup dan mengelola stress dengan bijaksana. Pola hidup sehat menjaga keseimbangan hormon dan kesehatan reproduksi dalam tubuh Anda.

     

    Untuk menentukan apakah vagina berbau yang Anda alami berbahaya/tidak secara pasti, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan Dokter untuk mendapatkan pemeriksaan medis yang menyeluruh. Biasanya Dokter akan menanyakan mengenai detail siklus menstruasi dan keluhan yang Anda alami, melakukan pemeriksaan fisik terutama pemeriksaan vagina. Bila diperlukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah, tes lendir vagina dan USG perut.

    Penanganan dan pengobatan kondisi Anda akan menyesuaikan penyebab yang ditemukan oleh Dokter.

    Anda dapat membaca mengenai Vagina Berbau dan Cara Mengatasinya dalam artikel Alodokter dengan klik di sini.

    Demikian info yang dapat Kami bagikan, semoga membantu Anda.

    Salam sehat, Dr Caecilia Haryu Aryapti.