Tanya Dokter

  • Apa penderita Hepatitis B bisa sembuh dengan sendirinya?

  •  Ochy Rossyda
    Anggota

    Selamat malam Dok, saya penderita hepatitis sejak lahir (memang di keluarga ada yg menderita sirosis hati (nenek), tapi ibu maupun ayah saya tidak ) . saya sudah mendapatkan vaksin. Saya perempuan berusia 24th belum menikah. Pada tahun 2012, saya tes HBSag dan dokter mengatakan saya bersih dari hepatitis, karena hasil leb menunjukkan HBSag negatif. Beberapa bulan setelah tes saya mengalami sakit, yang saya rasakan kala itu, kelelahan, pegal di seluruh badan (nyeri) dan yang membuat ibu saya panik, badan saya mulai menguning. Sebelum saya sakit, warna mata memang agak berubah tapi saya kira itu karena kurang tidur (Saya memiliki insomnnia). Saya hanya diberi herbal sama ibu saya, karena perawatan + obat di RS begitu mahal. Setelah saya istirahat selama 3-7 hari, saya lumayan agak sehat. dan sekarang saya rasa saya baik-baik saja. Tapi saya selalu di wanti-wanti untuk tidak kerja berat (capek-capekan) sama ibu saya.

    Yang saya tanyakan

    1. kenapa saya bisa terkena hepatitis, sedangkan orangtua saya bukan penderita hepatitis?

    2. Setelah saya melakukan tes dan dinyatakan bebas hepatitis, kemudian saya sakit yang membuat orangtua saya kewalahan karena menurut mereka penyakit saya kambuh. Apakah yang saya alami itu gejala hebatitis? apakah saya perlu melakukan tes ualng?

    3. Saya tidak tahu herbal apa yang di kasih ibu saya, beliau hanya bilang itu herbal dan saya harus menghabiskannya. apakah itu aman?

    4. Apakah hepatitis bisa hilang dengan sendirinya? karena saya tidak melakukan perawatan medis?

     

    Besar harapan saya dokter mau menjawab, pertanyaan saya. Terimakasih.

    Salam Sehat

    Ossy

    Ochy Rossyda  Ochy Rossyda
    Anggota

    SAYA MASIH MENUNGGU DOK?

    Hai Ochy Gejala lemas, pegal-pegal, mual dan badan kuning dapat terlihat jelas pada bagian putih mata berwarna kuning dan warna air seni sepeti teh pekat dapat terjadi pada hepatitis. Namun justru gejala tersebut lebih sering muncul dan jelas pada fase akut hepatitis A. Pada hepatitis B hampir selalu tidak bergejala apapun, bila sampai menyebabkan kuning biasanya hepatitis B tersebut sudah memasuki fase kronis yang seharusnya pada pemeriksaan HBsAg menunjukan hasil yang positif. Ibu yang tidak positif hepatitis B saat melahirkan, kemungkinan tidak menularkan hepatitis B ke anak dan bila Anda telah vaksinasi hepatitis B dengan mencapai kadar antibodi proteksi yang memadai, dapat dilihat melalui pemeriksaan kadar anti HBs, maka dapat melindungi dari infeksi hepatitis B sebesar 90%. Sebagian besar hepatitis B atau sekitar 90% pada seseorang dengan daya tahan tubuh yangkuat, dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan apapun, ditandai dengan menjadi negatifnya HBsAg yang tadinya positif. Untuk melengkapi pemeriksaan Anda dapat memeriksakan pemeriksaan fungsi hati, USG liver dan bilirubin darah. Bila memang tubuh Anda terlihat menguning dan air seni berwarna seperti teh pekat, sebaiknya melakukan pemeriksaan ini. Obat herbal sebagian besar belum memiliki bukti ilmiah mengenai manfaatnya, bila Anda ingin menngkonsumsinya sebaiknya berkonsultasi dahulu pada dokter Anda. Informasi terkait dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Hepatitis B. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william

    Ochy Rossyda  Ochy Rossyda
    Anggota

    Terimakasih banyak dok, atas penjelasannya. Karena beberapa bulan yang lalu, saya mendapatkan gejala yang sama. Untuk BAK yang pekat seperti teh, apa itu berlangsung lama, dok? karena saya mengalami itu 4 bulan ini. Saya selalau mengkonsumsi air putih, tp warna tetap tidak berubah, hanya saja tidak terlalu pekat. Awalnya saya pikir itu karena tercampur darah saat haid. Saya akan kumpulkan kekeuatan saya, untuk memberanikan diri datang ke RS lagi. karena saya membutuhkan beberapa jam agar relax ssat melihat jarum suntik.   Salam Sehat

    Hai Untuk memastikan apakah urin Anda berwarna kuning tersebut akibat gangguan fungsi liver atau bukan diperlukan pemeriksaan bilirubin darah dan urin, karena warna urin bisa saja seperti kuning teh bila kekurangan cairan tubuh, misal saat cuaca panas, demam, atau kurang minum. Terima kasih ya.