Tanya Dokter

  • Penyebab penis keluar cairan putih dan sakit saat buang air kecil

  • selamat siang dok, saya dendi umur 20th, laki laki saya mau tanya. dok, kenapa ya mr.p saya kok keluar cairan warna putih semacam air mani ya dok ? lalu saat buang air kecil juga sakit dok, apa saya terkena ghonore ya dok ? lalu, karena saya susah BAB, saya minum dulcolac dok, abis itu BAK saya lancar, rasa perih juga berkurang dok. lalu sekarang saat MR.P sama ereksi (berdiri) itu sakit dok, tapi saat BAK sekarang sudah ga terlalu sakit karena saya konsumsi kangen water dok,akan tetapi saya masih susah buat BAB. cairan putih itu masih keluar dr MR.P saya dok, tp sudah tidak terlalu banyak kaya kemarin. sebernernya saya sakit apa ya dok, dan obat apa ya dok untuk menghilangkan penyakit saya ini dok, mohon jawabannya ya dok. terima kasih, selamat siang

    Hai, Pengeluaran cairan putih dari kelamin disertai nyeri saat berkemih dapat diakibatkan oleh berbagai penyebab. Salah satunya adalah Gonore, yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neiserria gonorrhoeae. Gejalanya meliputi:

    • Pengeluaran cairan tidak normal berwarna putih, kuning atau kehijauan dari kelamin
    • Nyeri saat berkemih
    • Nyeri pada testis
    • Peradangan pada kulup penis
    Pengobatan Gonore meliputi pemberian antibiotik yang sesuai, baik dalam bentuk injeksi/suntikan maupun obat oral/tablet. Namun demikian, pengeluaran cairan putih dari kelamin yang disertai dengan nyeri saat berkemih dapat pula diakibatkan oleh penyebab yang lain, di antaranya adalah: Konstipasi merupakan suatu kondisi sulit BAB secara teratur atau tidak dapat BAB sama sekali. Penyebabnya antara lain:
    • Kurang minum dan kurang konsumsi serat
    • Kurang aktif bergerak dan olahraga
    • Mengabaikan keinginan BAB
    • Berat badan kurang/berlebih
    • Prolaps rektum
    • Penyumbatan/penyempitan usus
    • Gangguan saraf sekitar usus besar dan rektum
    • Gangguan tiroid
    • Konsumsi obat tertentu (suplemen kalsium, zat besi, antasida dan lainnya)
    • dll
    Beberapa anjuran yang dapat dilakukan:
    • Konsumsi banyak buah dan sayur untuk mencukupi kebutuhan serat bagi tubuh
    • Minum air putih minimal 2 liter sehari
    • Biasakan untuk BAB secara teratur setiap hari
    • Olahraga ringan secara teratur
    • Angkat lutut pada posisi lebih tinggi dari pinggul saat BAB (misalnya dengan meletakkan kaki pada bangku) untuk memperlancar BAB
    • Menggunakan pengaman (kondom) saat berhubungan seksual selama masih dalam masa pengobatan
    • Melakukan pengobatan bersama dengan pasangan untuk menghindari efek ping-pong (saling menularkan kembali)
    • Lakukan kontak seksual secara bertanggung jawab
    Sebaiknya Anda memeriksakan diri ke Dokter untuk menelusuri penyebab keluhan yang dialami. Selain pemeriksaan fisik jika diperlukan Dokter akan menganjurkan pemeriksaan penunjang seperti tes laboratorium dan lainnya. Dengan mengetahui penyebab yang mendasari maka pengobatan yang tepat akan dapat diberikan sesuai kondisi. Baca laman artikel terkait berikut: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman