Tanya Dokter

  • apa penyebab bayi muntah setelah minum susu formula

  • dok anak ku umur 10 bulan,,,, waktu usia 6bulan di beri susu formula langsung muntah2 dan muntahnya itu terus2an,sampai sekarang,padahal waktu lahir di beri susu formula ga kenapa2,tapi setelah usia 6 bulan di beri sufor dia muntah2,,,, klo belum d rawat/infus muntahnya gak mau berhenti,udah konsul ke beberapa dokter ank n spesialis gizi tapi gak ada yang tau sebabnya n kasih solusinya jangan di kasih susu formula,aku khawatir sampai besar,karna semua makanan yang mengandung susudia muntah,,,,, tolong dok solusinya

    Hai, Ketidakcocokan makanan pada bayi berkaitan dengan dua hal, antara intoleransi makanan (tubuh tidak mampu mentoleransi suatu makanan karena satu atau lain hal) atau alergi makanan. Intoleransi makanan dapat disebabkan oleh faktor tubuh bayi (misalnya kekurangan enzim pencernaan tertentu, pada intoleransi susu - kekurangan enzim laktase - yaitu enzim untuk mencerna zat susu; atau ia mengidap gangguan pencernaan seperti radang usus) atau faktor makanan itu sendiri (misalnya terkontaminasi kuman atau tercemar zat kimia tertentu, dsb.). Sedangkan alergi makanan lebih berkaitan dengan sifat alergi bayi tersebut. Alergi sebenarnya merupakan salah satu komponen daya tahan tubuh, yang secara keliru menyerang zat-zat yang tidak berbahaya pada orang normal / tidak alergi. Alergi membutuhkan beberapa fase sebelum menjadi suatu masalah. Fase pertama adalah perkenalan; disini daya tahan tubuh (yang berbakat alergi) belum kenal dengan zat tak berbahaya ini (mulai sekarang kita sebut sebagai "alergen"). Fase kedua adalah persiapan; seperti namanya, daya tahan tubuh mulai bersiap-siap manakala ada alergen yang masuk lagi, daya tahan tubuh akan segera menyerbu alergen tersebut dan menimbulkan gejala pada tubuh pengidap alergi. Fase terakhir adalah hipersensitif; pada tahap ini, segenap pasukan daya tahan tubuh yang telah mempelajari alergen dengan baik, akan selalu berespons dengan sekuat tenaga setiap kali alergen masuk. Ketika sistem daya tahan tubuh ini menyerang, maka tubuh penderita juga akan bereaksi, seperti: biduran, gatal-gatal, muntah, asma, dan bahkan anafilaksis - yaitu respons tubuh berlebihan yang menyebabkan penurunan tekanan darah. Fase-fase di atas ini perlu dipahami, karena pada fase satu dan fase dua, penderita belum menampakkan gejala alerginya. Waktu yang dibutuhkan untuk mengubah fase satu sampai fase tiga amat bervariasi pada masing-masing orang dan tergantung jumlah paparan pada fase perkenalannya. Jadi, seseorang mungkin pada masa kecilnya tidak alergi, namun pada dewasanya ia malah menjadi alergi. Bagaimanapun juga, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu pada Dokter Anda atau Dokter Spesialis Anak (Sp. A) untuk memastikan penyebab muntah-muntah anak Anda, sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa penyebab ketidakcocokan makanan juga bisa berasal dari faktor tubuh bayi itu sendiri, misalnya saja sumbatan pada usus. Anak Anda mungkin membutuhkan pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah dan pemeriksaan tes alergi makanan bila perlu. Mencari penyebab ketidakcocokan makanan kadang tidak mudah apalagi pengobatannya. Oleh sebab itu, Anda perlu bersabar dan perlu cermat dalam memilih makanan untuk si kecil. Berbagai penelitian hingga saat ini belum menemukan bukti bahwa pantang makan pada saat mengandung atau menyusui dapat mencegah kejadian ketidakcocokan makanan pada si kecil. Baca juga tentang: Alergi Makanan Memilih susu formula untuk bayi Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma