Tanya Dokter

  • Apa penyebab haid terus menerus?

  • dok, mohon maaf sebelumnya.

    saya haid pada umur 14 tahun ketika kelas 3 smp, dan ketika saya umur 17 tahun saya pernah haid selama 3 bulan tidak berhenti2 dan itu mengalir deras waktu itu saya banyak pikiran. lalu, saya periksa ke spesialis kandungan dan di USG tidak ada maslah apa2, kata dokternya hanya hormonnya kacau katanya wajar kalo masih gadis hormonnya msih belum seimbang dan suruh kurangi stress saja. saya diksik obat buat penyeimbang hormon dan obat untuk darah berhenti. tapi darah saya berhenti hanya beberapa hari aja,  setelah itu saya kambuh lagi. akhirnya saya periksa lagi ke dokter yang sama dan di USG Lagi dan hasilnya ya sama hormon yang tidak seimbang. dan saya diksik obat akhirnya Alhamdulillah siklus haid saya lancar sperti biasanya sebulan sekali atau 1 bulan dua kali. haid saya biasanya 1-7 hari. bisa jadi 10 hari baru selsai.  dan beberapa bulan kemudian  ketika saya awal masuk universitas semster 1, dikala itu saya banyak masalah karena butuh biaya banyak buat bayar spp kampus, fikiran saya buyar, dan kala itu siklus haid saya tidak teratur lagi. saya mens trus dan saya mencoba membeli pembalut herbal tetapi tidak ada hasil hanya saja ketika saya memakai pembalut herbal darah saya yang menggumpal keluar smua. dan akhirnya saya periksa dan di usg juga ke beberapa dokter  spesialis kandungan  di malang tempat saya kuliah, tidak ada hasil yang signifikan. beberapa dari mereka bilang saya obesitas. berat saya sekarang sekitar 75kg. mungkin dulu ketika SMA 60 kg bisa kurang dri itu. saya sudah pijat kemana2 dan minum jamu hasilnya tetep nihil. pernah sampai tidak haid selama 2 bulan. dan sampai sekarangpun saya semester 7 umur 20 tahun belum juga sembuh. kapan hari saya haid trus menrus selama 1 bulan lebih tetapi darah yang kluar hanya flek flek saja dok. dan berhenti sekitar 10 hari. kmudian haid lagi. sampek sekarang saya haid. saya bingung harus usaha gimna lagi karena saya sudah menghabiskan banyak uang buat periksa dan nebus obat. apa ini berpengaruh dengan kesuburan saya nanti ketika saya sudah menikah? apa saya masih bisa hamil dan punya anak? penyebabnya apa karena saya obesitas atau banyak pikiran? padahal ketika saya sudah tidak mikir apa2 tetap saja darah saya keluar.  saya harus periksa kemana lagi ini dok? apa perlu saya cek darah saya di lab? mohon bantuannya dok untuk menjawab perrtanyaan saya dalam mengatasi penyebab haid saya yang trus menrus? terima kasih banyak.

    Halo Asriyatul,

    Pada beberapa tahun pertama ketika Anda mulai menstruasi memang biasanya hormon reproduksi belum seimbang sehingga gangguan menstruasi dapat terjadi. Terjadinya menstruasi dipengaruhi oleh hormon reproduksi estrogen dan progesterone. Jika keseimbangan hormon ini terganggu karena hal lain, maka gangguan menstruasi juga tetap dapat terjadi. Hal yang dapat mempengaruhi keseimbangan hormon ini misalnya:

    • tingkat stress yang tinggi
    • olahraga yang berlebihan
    • kelelahan
    • obesitas
    • perubahan berat badan yang drastis
    • mengalami gangguan makan seperti anorexia
    • penggunaan alat kontrasepsi
    • mengalami infeksi dalam tubuh
    • gangguan hormon tiroid
    • sindrom ovarium polikistik

    Menstruasi yang normal berkisar anatar 2-7 hari dengan siklus menstruasi 21-35 hari. Menstruasi dengan jumlah darah yang lebih banyak atau dengan waktu yang lebih lama dinamakan menorrhagia. Ada beberapa gejala atau tanda yang menandakan menorrhagia:

    • pembalut yang digunakan selalu penuh dan harus sering diganti
    • perlu menggunakan pembalut ganda
    • perlu bangun setiap malam untuk mengganti pembalut karena penuh
    • perdarahan selama lebih dari satu minggu
    • perdarahan yang disertai dengan gumpalan darah yang terjadi lebih dari satu hari
    •  aktivitas sehari-hari terganggu karena menstruasi yang banyak
    •  mengalami gejala anemia seperti pucat, kelelahan, sesak napas

    Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal misalnya fibroid rahim, penebalan dinding rahim (hiperplasia endometrium), polip rahim, adenomiosis, gangguan pembekuan darah, gangguan hormon tiroid, dan lainnya. Tergantung pada kondisi kesehatan yang mendasarinya, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan kesuburan. Memang tidak mudah untuk mengatur keseimbangan hormon ini dan tidak ada cara yang cepat. Silakan Anda teratur berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Diskusikan juga mengenai langkah penanganan selanjutnya. Pemijatan dan meminum jamu tidak mengatasi kondisi yang Anda alami.

    Pada saat yang sama, silakan Anda mengelola stres psikologis dengan baik, hindari aktivitas fisik yang berlebihan, dan jaga berat badan tubuh Anda tetap ideal.

    Semoga informasi ini berguna.

    Dr. Aloisia