Tanya Dokter

  • Apa penyebab dan dan cara mengobati sariawan?

  • Malam dok..

    Saya Riyani usia 22 tahun

    Beberapa tahun belakangan ini saya sering mengalami yang namanya sariawan dan ini saya alami setiap kali saat saya akan datang bulan. Sariawan yang timbul biasanya lebih dari 1 bahkan lebih dari 3, dan itu tersebar dimana-mana baik digusi, lidah maupun langit-langit

    Yang ingin saya tanyakan, apakah ada hubungan sariawan dengan perubahan hormon saat saya akan datang bulan atau ada penyebab lain? dan bagaimana caranya saya mencegah serta mengobatinya agar tidak sariawan lagi? Mohon penjelasnnya dok, terimakasih.

    Halo Riyani,

    Menurut penelitian yang dipublikasi pada jurnal kedokteran gigi ditemukan kaitan antara perubahan hormonal menjelang menstruasi dengan berbagai permasalahan pada rongga mulut termasuk di antaranya sariawan. Hal ini disebabkan oleh perubahan dari hormon estrogen pada saat ovulasi dan sebelum menstruasi. Namun hal ini masih menimbulkan pro dan kontra sebab terdapat juga penelitian lain yang melaporkan tidak ada kaitan antara perubahan hormonal pada wanita dengan sariawan.

    Faktor yang dapat menjadi pemicu sariawan antara lain :

    • Penurunan sistem kekebalan tubuh
    • Kebersihan rongga mulut yang kurang baik
    • Penggunaan obat misalnya kortikosteroid dan antibiotik
    dan lain-lain

    Berikut adalah artikel yang membahas mengenai sariawan :

    Sariawan

    Langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah sariawan antara lain :

    • Menjaga kebersihan rongga mulut dengan menyikat gigi dan berkumur secara teratur
    • Menggunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela gigi
    • Kontrol secara berkala ke dokter gigi
    • Mengurangi konsumsi makanan berkadar gula tinggi
    • Tidak merokok
    • Mengunyah dengan hati-hati agar lidah/bagian dalam pipi tidak tergigit
    Apabila gejala sariawan terus berlanjut dan bertambah parah sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan medis.

     

    Semoga bermanfaat,

    dr.Debby Phanggestu