Tanya Dokter

  • apa penyebab nyeri haid serta bagaimana pengobatannya?

  •  Setya
    Anggota

    Siang dok.. Dok saya mau konsultasi. Saya mengalami sakit haid yang berlebihan setiap hari pertama-kedua haid dok. Rasa sakit terutama pd bagian perut sebelah kiri kebawah sampai lutut. Sampai kadang badan saya terasa lemas seperti mau pingsan, sampai keluar keringat dingin, kadang juga mual, dan kaki seperti lumpuh. Sampai kadang tidak mampu untuk beraktifitas. Saya mulai merasakan sakit yg berlebihan itu pd masa sekolah SMK, dan sekarang usia saya 20th. Menurut dokter, apakah sakit ini normal? Lalu apa penyebab dr sakit yg berlebihan ini, dan bagaimana saya harus menindaklanjutinya ? Terima kasih..

    Hai, Nyeri haid merupakan keluhan yang dialami oleh setiap wanita, terutama pada masa awal siklus menstruasi. Namun jika nyeri yang dirasakan sangat hebat dan hingga mengganggu aktivitas, kondisi disebut sebagai Dismenore dan merupakan hal yang tidak normal. Beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan dismenore adalah:

    • Endometriosis
    • PID/Pelvic Inflammatory Disease (penyakit radang panggul)
    • Stenosis leher rahim
    • Adenomiosis
    • Fibroid rahim
    • dan sebagainya
    Beberapa anjuran yang dapat dilakukan:
    • Tidur dan istirahat yang cukup
    • Makan secara teratur dengan gizi seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh
    • Batasi aktivitas berat yang menyebabkan kelelahan tubuh
    • Jika nyeri haid terasa mengganggu, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti Paracetamol atau Ibuprofen
    • Mandi air hangat akan dapat membantu meredakan rasa nyeri
    • Kelola stres secara bijak
    Jika keluhan terus berlanjut sebaiknya Anda memeriksakan diri ke Dokter untuk menelusuri penyebabnya. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan seperti USG, tes darah, dan lainnya. Dengan mengetahui penyebab yang mendasarinya maka penanganan yang tepat akan dapat diberikan. Baca laman artikel berikut ini: Penyebab nyeri haid yang tidak tertahankan Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman