Tanya Dokter

  • Apa saja kandungan rokok elektrik?

  •  Egi
    Anggota

    Sedikit mendalami tentang rokok elektrik, bersumber dari artikel Apakah Rokok Elektrik Aman? sebelumnya sudah dibahas pada artikel tersebut mengenai bahaya dari nikotin yg terkandung didalam rokok. berikut kutipan yg diambil dari artikel pada link dan judul diatas:

    Di dalam rokok elektrik terdapat tabung berisi larutan cair yang bisa diisi ulang. Larutan ini mengandung nikotin, propilen glikol, gliserin, dan perasa. Larutan ini dipanaskan, kemudian muncul uap selayaknya asap. Sebagian perusahaan menjual cairan perasa tertentu. Antara lain perasa mentol/mint, karamel, buah-buahan, kopi, atau cokelat. Nikotin

    Nikotin merupakan zat yang terdapat pada daun tembakau. Nikotin berfungsi  sebagai obat perangsang dan memberikan efek candu. Itulah sebabnya banyak perokok yang sulit berhenti merokok.

    Propilen glikol

    Propilen glikol merupakan cairan senyawa organik yang tidak berbau dan tidak berwarna, namun memiliki rasa agak manis. FDA atau Lembaga Pengawas Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat telah menyatakan bahwa senyawa ini aman jika digunakan dalam kadar rendah.

    Gliserin

    Gliserin adalah cairan kental tidak berbau dan tidak berwarna. Zat ini sering digunakan pada perpaduan formulasi farmasi. Cairan manis yang dianggap tidak beracun ini sering pula dipakai oleh industri makanan. Gliserin berfungsi sebagai pengantar rasa dan nikotin dalam penggunaan rokok elektronik.

    Dari data yg saya salin diatas kita tentu tau akan bahaya nikotin dan zat kimia lainnya pada rokok elektrik. Namun juga perlu kita ketahui bahwa tidak semua cairan isi ulang atau refill untuk rokok elektrik ini mengandung nikotin. sekarang sudah banyak dijual refill dengan komposisi yg tidak mengandung nikotin sama sekali. Itulah sebabnya masih banyak opini dan sepertinya akan semakin kuat pendapat bahwa rokok elektronik lebih aman dibandingkan rokok tembakau konvensional yang dijual bebas dipasaran sekarang ini.

    Egi  dr. Rico N
    Dokter

    Halo Egi, Pada dasarnya keduanya sama berbahayanya. Rokok elektrik yang pada awalnya dianggap sebagai suatu solusi terhadap masalah rokok tembakau ternyata tidak lebih baik. Benar seperti yang anda katakan, komponen utama dari cairan rokok elektrik adalah propilen glikol, gliserol, nikotin, dan berbagai bahan perasa. Meskipun saat ini cairan rokok elektrik sudah anda yang tidak mengandung nikotin, tetapi masalahnya bukan hanya itu saja. Propilen glikol pada kadar rendah memang aman, tetapi produk degradasinya tidak. Pada sebuah korespondensi di jurnal ilmiah yang dipublikasikan disalah satu jurnal kedokteran ternama di dunia, NEJM (new england journal of medicine) disebutkan bahwa propilen glikol, pada saat proses vaporasi di rokok elektrik akan menghasilkan senyawa hemiacetal-yang mengandung formaldehid (formalin), yang menyebabkan dihubungkannya penggunaan rokok elektrik terhadap peningkatan resiko kanker. anda dapat membaca diskusi mengenai hal itu disini rokok elektrik atau tembakau apakah rokok elektrik aman demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.