Tanya Dokter

  • Sulit tidur, sering merasa cemas, dan daya ingat melemah

  •  Ayu Diah
    Anggota

    Dok sya gadis di umur 19 tahun an. Saya mengalami masalah dengan keluarga saya,ayah saya sering menduakan ibu saya dan bertindak keras kepada kami saat marah (fisik maupun perkataan),terakhir kali masalah yg keluarga saya alami awal januari 2015 ini dan memang sering terjadi sebelumnya. Memang saat ini mereka masih menjadi suami istri dan ibu saya memaafkan karna diancam akan disiram dengan air keras wajah nya jika ibu saya tetap meminta cerai. Tapi yang saya rasa kan beberapa saat ini saya mengalami kecemasan yang membuat saya tidak nyaman. Saya menjadi lebih mudah sakit dr sebelumnya (sblm nya saya sering sekali jatuh sakit),saya tidak bisa tidur dengan nyaman dan mengalami insomnia terlebih saya sedang berada jauh dr rumah untuk kuliah sehingga kecemasan saya bertambah. Saya merasa ada monster yang hidup di dalam diri saya, karna monster itu membuat saya terkadang berbicara dengan diri saya sendiri,tertawa sendiri tanpa sebab atau ingin menangis tanpa sebab. Sya tidak bisa menceritakan ini kpd siapa pun, karna saat saya yakin harus bercerita monster ini membuat saya sulit bicara. Saya kadang sampai bingung apakah yg skrg ini sdg menulis cerita ini saya atau kah monster itu? Saat sya tersadar saya akn berpikir knp km hrs bcra,tidak kah km takut org lain tahu km gila atau bagaimana jika orang tua saya tahu dan mereka meninggalkan saya karena malu.sya juga mulai mengalami gangguan berupa lemah nya daya ingat saya jangka panjang dan juga lemah nya kemampuan belajar saya dr sebelum nya . Tolong solusi nya dok,apakah saya harus minum obat yg bisa mengatasi nya

    Hai, Dengan adanya suatu tekanan atau masalah, maka dapat menyebabkan seseorang menjadi cemas, stres, susah tidur atau insomnia, bahkan depresi. Anda dapat berbagi apa yang Anda rasakan kepada teman atau anggota keluarga, sehingga Anda tidak menghadapinya seorang diri. Usahakan untuk tetap berpikir positif. Disarankan agar Anda periksa dan berkonsultasi ke psikiater (ahli kejiwaan). Sehingga dengan menceritakan semua permasalahan yang dihadapi, serta keluhan yang dialami, serta pemeriksaan fisik dan status mental, dapat membantu untuk mengetahui keadaan kesehatan fisik dan psikologis. Penanganan yang tepat akan diberikan sesuai dengan hasil pemeriksaan yang didapatkan.   Semoga bermanfaat, dr. Jessica