Tanya Dokter

  • Cara meningkatkan berat badan

  •  Irma Retno
    Anggota

    siang dokter dok saya mau tanya kenapa ya makan saya banyak tapi saya gak bisa gemuk ? solusinya gimana ?

    Dear Irma, Saat banyak orang berusaha menurunkan berat badan dengan berbagai cara, tidaklah salah bila Anda justru ingin menambah berat badan menjadi lebih ideal. Sebelum memulai program penambahan berat badan ada baiknya Anda memeriksa terlebih dahulu indeks massa tubuh Anda. Indeks massa tubuh (IMT) merupakan hasil bagi antara berat badan (dalam kg) dengan kuadrat dari tinggi badan (dalam meter persegi). Jika hasilnya di bawah 18,5 berarti Anda dalam keadaan berat badan kurang dan perlu untuk menambah berat badan. Sebelum memulai program penambahan berat badan, sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan apakah ada penyakit tertentu yang menyebabkan berat badan sulit untuk naik. Berikut penyakit-penyakit tersebut:

    • hipertiroid
    • penyakit coeliac yang menyebabkan penyerapan nutrisi terganggu
    • gangguan makan (anoreksia nervosa)
    • dsb.
    Berikut tips yang dapat Anda lakukan:
    • pilih makanan bergizi seimbang, bukan dengan memilih makanan berlemak atau berkadar gula tinggi. Berikut contoh makanan sehat: daging ayam tanpa kulit, protein tanpa lemak, tahu, tempe, sayur-sayuran dan buah-buahan.
    • makan lebih sering, 5-6 kali makan dengan porsi yang lebih kecil dari biasanya
    • konsumsi jus buah segar
    • konsumsi camilan seperti kurma, salad sayur, jagung rebus, kacang kedelai, avokad, dsb.
    • tambahkan kalori dalam tiap makanan Anda. Sebagai contoh, tambahkan telur pada sup ayam dan keju pada roti tawar Anda.
    • minum setengah jam setelah makan atau saat makan untuk membuat tubuh menyerap kalori lebih banyak
    • istirahat dan tidur yang cukup dan berkualitas
    • olahraga rutin secara teratur untuk meningkatkan nafsu makan
    Berikut laman yang dapat Anda baca secara lengkap: Menambah berat badan secara ideal Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya