Tanya Dokter

  • Penanganan benjolan kecil pada leher

  • Pagi dokter, saya ingin bertanya. Saya memiliki benjolan yang kecil, dan tidak kasat mata. Hanya terasa jika diraba/ditekan. Saya pergi ke dokter bedah umum, beliau bilang saya harus USG. Kemudian akan dioperasi untuk pengambilan sampel (mungkin maksud dia biopsi). Apakah biopsi selalu dioperasi? Karena setau saya bisa dengan jarum. Dan dia bilang nantinya saya akan diterapi, tapi terapi nya baru bisa diketahui jika sudah pengambilan sampel. Sebahaya itukah benjolan saya? Apa tidak bisa pakai obat? Karena dokternya hanya memeriksa dengan menekan leher saya tanpa menanyakan gejala yang lain setelah itu saya disuruh USG. Terimakasih dok

    Tolong dijawab dokter...terimakasih

    Hai Gilang, Benjolan pada bagian tubuh kita dapat terjadi akibat beberapa hal dan juga tergantung dari lokasi benjolan. Benjolan dapat disebabkan oleh:

    Penyebab benjolan tergantung dari dimana lokasi benjolan itu berada. Bila ada infeksi pada tubuh kita seperti infeksi gigi, infeksi tenggorokan atau infeksi lainnya, biasanya dapat menimbulkan reaksi peradangan di kelenjar getah bening (kelenjar limfa) di sekitarnya. Pada tubuh manusia, kelenjar limfa berada tersebar di seluruh tubuh, terutama kelenjar yang besar adalah di daerah leher, ketiak dan pangkal paha. Saat terjadi infeksi di sekitar daerah-daerah tersebut, kelenjar getah bening dapat terasa membesar sehingga dapat dirasakan seperti benjolan. Selain akibat dari infeksi di tempat lain (contoh infeksi tenggorokan menimbulkan benjolan di leher), peradangan lokal kelenjar getah bening (akibat infeksi virus atau bakteri tertentu) juga akan menimbulkan benjolan. Tumor jinak atau tumor ganas akan menimbulkan benjolan yang bila letaknya cukup di permukaan sehingga dapat dirasakan dengan perabaan. Benjolan yang muncul pada bagian tubuh harus dinilai karakteristiknya agar dapat diketahui penyebabnya. Karakteristik yang dinilai antara lain adalah jumlah benjolan, permukaan, konsistensi, bergerak/tidak, ada tidaknya nyeri, serta batas benjolan yang tegas atau tidak. Dari penilaian karakteristik-karakteristik ini, diagnosa dapat dinilai sementara, namun penilaian pasti dari benjolan harus diperika lewat pemeriksaan penunjang seperti USG dan biopsi (pengambilan jaringan benjolan). Biopsi dapat dilakukan lewat beberapa cara seperti dengan jarum (fine needle biopsi) atau pembedahan (pengambilan jaringan secara langsung). Pemilihan cara biopsi tergantung dari lokasi dari benjolan serta gejala yang ditimbulkan dari benjolan tersebut. Hal ini harus dilakukan berdasarkan analisa oleh Dokter atau Ahli Bedah (Sp. B), karena itu periksakan diri Anda ke Dokter agar penjelasan yang jelas mengenai penyebab benjolan serta sarana pemeriksaan yang paling tepat dapat dikonsultasikan. Tips yang dapat Anda lakukan:
    • Perbanyak konsumsi air putih (minimal 2L air putih/hari)
    • Istirahat cukup (minimal 6-8 jam sehari)
    • Konsumsi obat-obatan analgesik seperti Paracetamol bila terasa nyeri
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma