Tanya Dokter

  • Mengatsi sakit rahang sebelah kiri hingga sakit kepala

  • Pagi dok.. Saya umur 16 tahun,, ini udh hari ke 8 saya sakit rahang sebelah kiri dan sakit nyeri kepala sebelah kiri mulai hari senin kemaren, sakit nyerinya mulai pagi hari[nyeri nya sedikit[skitar jam 7 nan] trus siang kadang sakit kadang sembuh trus kalo malam kadang sakit kadang tidak, trus sebelum tidur saya pakai obat anti nyeri dari dokter trus pagi nya bangun tidur rasanya mulai membaik[jam 7 nan kadang2 sakit nyeri sedikit][dan rasanya rahang nya juga sakit/depannya telinga rasanya nyeri saat kepala saya kiri rasanya nyeri[nyut nyut] tipsnya apa dok.. Selama itu saya udh periksa dokter 2x yg pertama saya cuman ngeluh rahang sakit dan agak sakit kepala trus yang ke 2 saya tanya juga konsultasi sama dokter katanya dites tensi normal trus itu sakit kepala seperti migrain dan katanya seperti pola hidupnya[sekolah saya menerapkan FulldaySchool]

    Dear Muhammad Farid Ramadhan ,

    Terima kasih sudah bertanya kepada alodokter

    Nyeri pada TMJ (Temporomandibular joint) atau sendi rahang disertai nyeri kepala dapat disebabkan oleh beberapa kemungkinan, diantaranya adalah :

    • Infeksi pada gigi. Infeksi pada gigi yang dibiarkan dapat menyebabkan nyeri rahang dan juga nyeri kepala, terutama bila mengenai bagian syaraf gigi.
    • Infeksi telinga tengah (otitis media). Infeksi pada bagian telinga, yang biasanya didahului masalah infeksi pada saluran pernafasan atas
    • Migrain. Nyeri kepala pada satu sisi yang berdenyut dan  berulang.
    • Nyeri kepala kluster. Nyeri kepala cluster biasanya menyerang satu sisi, namun bedanya dengan migrain, biasannya juga disertai keluar lendir (ingus) dan air mata.
    • Dislokasi TMJ. Adanya benturan atau akibat menguap/membuka mulut terlalu leabr dapat menyebabkan pergeseran pada sendi rahang, yang biasanya menyebabkan nyeri dan bunyi.

    Sebaiknya, Anda melakukan pemeriksaan ke dokter gigi untuk melihat apakah ada masalah pada sistema gigi dan sendi rahang, sehingga apabila terdapat masalah dapat segera ditangani.

    Apabila ternyata tidak ada sumber nyeri lain, berarti memang nyeri kepala sebelah yang dirasakan bersifat primer, yang disebabkan oleh migrain. Penyebab pasti migrain memang tidak diketahui, namun faktor hormonal, genetik, stres dan  juga konsumsi dari zat-zat seperti MSG dan alkohol dikatakan dapat memicu timbulnya migrain.

    Migrain ditangani dengan memberikan pereda nyeri seperti golongan acetaminophen (paracetamol) dan NSAID (contohnya ibuprofen), selain itu terdapat pula terapi pencegahan yakni dengan pemberian golongan triptan, namun perlu diingat bahwa semua obat ini harus diawasi penggunaannya oleh seorang dokter. Apalagi, triptan tidak dianjurkan bagi orang beresiko serangan jantung dan stroke.

    Untuk mengobati migrain yang menetap, sebaiknya Anda berkonsultasi lanjut dengan dokter ahli syaraf.

    Walaupun biasanya episode migrain tidak dapat hilang sepenuhnya dan  akan kambuh dari waktu ke waktu, kekambuhan migrain dapat dicegah dengan langkah-langkah berikut:

    • Menjalani gaya hidup sehat dengan tidur cukup dan teratur, olahraga teratur, pola makan sehat, batasi konsumsi minuman keras, dan kafein.
    • Mengenali dan menghindari pemicu migrain, seperti kurang istirahat, stres, dan konsumsi makanan serta minuman tertentu.

    Sekian, semoga bermanfaat

    Dr. Siti Rahmayanti