Tanya Dokter

  • Apa yang harus dilakukan setelah kuretase?

  •  Ny.Saiful
    Anggota
    Selamat pagi alodokter. Hari Sabtu 28 Oktober saya menjalani kuret. Dokter tidak memberi saya surat izin untuk istirahat, sehingga saya hari Senin sudah mulai bekerja. Selama seminggu ini banyak hal yang saya alami, mulai dari pendarahan, kaki bengkak, sampai hari ini nyeri di perut bagian bawah seperti nyeri datang bulan. Banyak teman2 kerja saya yang menyalahkan saya kenapa saya tidak ambil cuti pasca kuret karena kita tidak tau bagaimana kondisi di dalam rahim. Pertanyaan saya: 1) apakah benar pasca kuret saya harus istirahat minimal 3 hari? 2) apakah benar pasca kuret saya harus mengenakan korset untuk meminimalisir guncangan dalam rahim? 3) apakah benar saya tidak boleh banyak bergerak pasca kuret? 4) apakah saya tidak boleh naik motor sendiri pasca kuret? 5) apakah perlu saya minum jamu untuk membersihkan rahim? 6) apakah pasca kuret saya tidak boleh memakai sepatu hak sekitar 3 cm? Mohon jawabannya dokter, dan maaf pertanyaan saya terlalu banyak. Terimakasih atas bantuan jawaban dari dokter.

    Saiful yang baik,

    kuret atau kuretase merupakan prosedur medis untuk mengambil jaringan dalam rahim yang biasanya dilakukan pasca keguguran atau untuk diagnostik keluhan lainnya. Kuret dilaksanakan dibawah pengaruh anestesi dimana ketika pasien sudah terbius dan tidak merasakan sakit, kuret dilakukan dengan "mengerok" jaringan yang tersisa di bagian rahim. Prosedur ini termasuk sederhana dan tidak memakan waktu lama. Penyembuhannya pun tidak akan memakan waktu lama. Namun disarankan untuk menunda hubungan intim setidaknya hingga 3 hari pasca kuret. Istirahat hanya diperlukan dalam 1-2hari pasca kuret lalu kemudian dapat kembali beraktivitas. Tidak ada kebutuhan khusus untuk penggunaan korset karena rahim sendiri sudah terbungkus oleh otot dinding perut yang tebal. Pasca kuret wajar jika masih terjadi perdarahan ringan, dan oleh karenanya disarankan untuk mengenakan pembalut dan bukan tampon. Setelah 2 hari beristirahat total, Anda dapat kembali beraktivitas maupun mengenakan sepatu berhak. Mengonsumsi jamu tanpa berkonsultasi dengan dokter sangat tidak disarankan oleh karena adanya risiko perdarahan bila meminum jamu dengan komposisi tertentu. Lebih jauh mengenai hal ini dapat Anda konsultasikan pada dokter Anda. Berikut kami lampirkan artikel mengenai tips pemulihan kuret. Semoga bermanfaat.

     

    dr. N. K. Arief