Tanya Dokter

  • Masih terasa sakit perut dan pusing setelah menjalani operasi usus buntu

  • assalamualaikum wr.wb

    dok saya dari kelas 4 sd perut saya sering sakit terus sama mama saya di bawa ke puskesmas dekat rumah katanya saya sakit maag,dikasih obat sama dokter puskesmas langsung sembuh terus saya beberapa minggu kumat terus saya dipijat reveksi dan minum jamu  terus saya tidak kumat sampai kelas 6 sd saya terus sakit lagi dan dibawa ke puskesmas katanya maag lagi,saya di kelas 1 smp

    sudah obname 3 kali ,pertama saya obname kata dokter saya sakit ISK dan saya disuruh obname setelah obname saya kembali ke pondok.terus setiap bangun tidur saya sakit perut,setelah obname perut saya masih sakit disebelah kiri kanan tengah,terus saya pindah rumah sakit kata dokternya saya masih ISK kantanya kuman yang di tubuh saya ada 10 pangkat 10 dan saya obname lagi.setelah obname perut saya masih sakit,sama mama saya,saya dibawa ke bestesda disuntik setelah disuntik saya sudah tidak sakit dan saya balik ke pondok,setelah itu saya sakit disentri,setelah 1 minggu kemudian saya sakit perut terus saya di jemput sama tante saya.lalu saya di bawa kerumah sakit saya didiaknosa sakit usus buntu mama saya kurang percaya sama dokter anak dan terus pindah ke dokter bedah saya disuruh minum cairan warna putih dan sorenya di rongsen dan kata dokter saya positif usus buntu dan sorenya saya langsung dioperasi,setelah itu perut saya tidak sakit lagi.sehari sebelum pulang dari rumah sakit saya diare dan belum boleh pulang.setelah saya sudah pulang beberapa hari saya tidak sakit lagi.

    perut saya masih sakit di bagian kiri atas kiri bawah tengah bawah,kepala  saya pusing ketika saya berdiri lama2, dada sakit tapi tdk sakit banget,punggung saya sakit rasaya kaya mengangkat beban berat,dan diare saya kalo malam tidak bisa tidur bisa tidur di pagi hari

     

    Halo, Keluhan sakit perut dapat merujuk pada gejala kram perut dan nyeri tumpul (seperti ditindih) maupun nyeri tajam (seperti tertusuk) pada perut. Sakit perut dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari yang ringan hingga berbahaya. Dari riwayat yang Anda ceritakan, dapat disimpulkan bahwa Anda pernah mengalami keluhan sakit perut dengan penyebab yang berbeda-beda, yaitu Maag/Gastritis, ISK (Infeksi Saluran Kemih), hingga Radang Usus Buntu. Selain ketiga penyebab tersebut, sakit perut dapat disebabkan oleh hal-hal lain:

    • Keracunan makanan
    • Infeksi saluran cerna, baik oleh virus maupun bakteri
    • Tukak peptik (Ulcus pepticum)
    • Irritable Bowel Syndrome
    • Infeksi pankreas
    • Batu empedu
    • Endometriosis (pada wanita)
    • Penyakit inflamasi panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
    • Kehamilan ektopik (pada wanita)
    • Batu ginjal
    • Trauma/perlukaan pada perut
    • dll
    Artikel terkait dapat Anda baca di sini: Untuk menentukan penyebab pasti dari keluhan yang Anda rasakan sekarang, Anda perlu memeriksakan diri ke Dokter. Keluhan sakit perut memerlukan pemeriksaan fisik yang cermat untuk menentukan lokasi nyeri, sifat nyeri, dan derajat nyeri yang dirasakan. Bila diperlukan Dokter akan menganjurkan pemeriksaan tambahan seperti USG, Rontgen, maupun pemeriksaan Laboratorium. Keluhan lain yang Anda rasakan, seperti sakit kepala, dada & punggung sakit, serta diare, dapat berhubungan maupun tidak berhubungan langsung dengan penyebab dari keluhan sakit perut yang Anda rasakan. Semuanya itu memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokter.   Beberapa tips yang dapat Anda lakukan:
    • Makan teratur
    • Konsumsi makanan dengan gizi seimbang, cukup serat dari sayur dan buah untuk mencegah konstipasi
    • Hindari makanan yang pedas dan asam
    • Istirahat cukup
    • Hindari stres
    • Berolahraga secara teratur
    • Konsumsi air putih minimal 2 liter per hari
    • Jangan menahan keinginan berkemih
    • Bagi wanita biasakan membersihkan organ intim dengan cara yang benar, yaitu dari depan ke belakang
    • Jaga kebersihan organ intim
    Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani

    terima kasih dokter  

    dok mau tanya darah kental itu apa ya

    Hai, Untuk bertanya dan membahas mengenai topik yang berbeda silakan Anda membuat laman pertanyaan yang baru. Terima kasih. Salam, dr. Muliani