Tanya Dokter

  • Gejala Dissociative Identity Disorder (DID)

  • saya menyadari sesuatu dalam diri saya, dan teman-teman saya juga menganggap saya manusia aneh, gila, dan tidak normal. saya membaca beberapa artikel, dan menyocokannya dengan apa yang selama ini saya alami, dan hal itu menuju pada DID.

    saya menyadari satu pribadi, karena dia senang membuat cerita dengan nama penulis Oji, bahkan dia mempunyai facebook. padahal kalau disuruh memilih, saya lebih suka menggambar. saya tahu kalau saya sedang bertindak tidak sesuai keinginan saya, tapi saya tetap melakukannya, saya berpikir "untuk apa aku melakukannya? buang-buang waktu."

    saya ragu. karena, pertama saya menyadari satu pribadi, kedua apakah benar saya DID, setelah saya menyadari kalau saya DID?, ketiga saya tidak mengalami kehilangan waktu, dan tidak menemukan benda yang menurut saya asing.

    Hai Olifvia, Dissociative Identity Disorder (DID) dikenal dengan gangguan kepribadian ganda yang merupakan sekelompok kondisi yang disebut Gangguan Disosiatif; amnesia, fugue, depersonalisasi dan gangguan identitas disosiatif (Dissociative Identity Disorder). Gangguan disosiatif adalah penyakit mental dengan gangguan kerusakan memori, kesadaran, identitas dan persepsi. Ketika satu atau lebih fungsi tersebut terganggu maka gejala dapat muncul. Gejala-gejala tersebut dapat mengganggu fungsi hidup penderitanya, termasuk fungsi kerja, aktivitas dan relasi sosial. Disosiatif merupakan mekanisme mengkopi yaitu bahwa penderitanya menggunakan cara tersebut untu menghindar dan melepaskan diri dari situasi stres dan kenangan traumatik. Cara tersebut digunakan untuk memutuskan hubungan antara dirinya dengan dunia luar, serta untuk menjauhkan diri dari kesadaran tentang apa yang terjadi. Disosiasi dapat berfungsi sebagai mekanisme pertahanan (defence mechanism) terhadap rasa sakit fisik dan emosional dari pengalaman traumatik dan stres. Sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis jiwa atau ke psikolog agar dapat dilakukan wawancara lengkap dan dapat dipastikan apakah Anda merupakan slaah satu penderita DID atau tidak. Dengan begitu dapat diberikan terapi yang tepat. Anda dapat membaca artikel di bawah ini: Gangguan kepribadian Kepribadian ganda Semoga bermanfaat dr. Yosephine