Tanya Dokter

  • Penanganan untuk benjolan di payudara

  •  Safira Adi
    Anggota
    Dok di payudara sebelah kanan bawah saya muncul benjolan Ketika saya periksakan di dokter umum katanya FAM tpi pada saat saya periksa ke dokter bedah,diraba sangat terasa sakit dan dokter manganjurkan untuk USG Saya sangat takut hingga sampai sekarang saya belum melanjutkan untuk USG Saya harus bagaimana?

    Hai Safira,

    Timbulnya benjolan di payudara seperti yang Anda alami memang dapat terasa mengkhawatirkan. Namun sebenarnya benjolan payudara tidak selalu disebabkan oleh kondisi yang berbahaya seperti kanker. Bahkan faktanya 80% benjolan yang timbul di payudara bukanlah merupakan suatu kanker, sehingga Anda tidak perlu terlalu kuatir.

    Benjolan di payudara pada dasarnya dapat disebabkan oleh beberapa kondisi medis berikut ini:

    • Fibroadenoma mammae/FAM: benjolan yang timbul akibat kelebihan pembentukan kelenjar susu. Benjolan teraba bulat, kenyal, dapat bergeser bila ditekan, dan umumnya tidak nyeri.
    • Perubahan fibrokistik: perubahan pada payudara akibat perubahan hormonal yang terjadi selama siklus menstruasi. Timbul benjolan yang teraba lunak/keras, benjolan dapat mengeras atau membesar menjelang menstruasi, dan disertai rasa sakit.
    • Kista sederhana: merupakan kantong berisi cairan pada payudara. Pada sebagian kasus kista dapat hilang dengan sendirinya, namun pada sebagian kasus lainnya kista dapat membesar hingga terasa menyakitkan.
    • Lemak nekrosis traumatik: benjolan yang muncul akibat trauma atau benturan pada payudara. Benjolan teraba bulat, padat, dan tidak nyeri.
    • Kanker payudara: benjolan teraba keras, tidak dapat bergerak bila ditekan, dan dapat terasa nyeri maupun tidak. Pada stadium lanjut dapat timbul gejala lainnya seperti puting payudara tertarik ke dalam, terbentuk luka bernanah dan berdarah, kulit mengkerut seperti kulit jeruk, dan sebagainya.


    Untuk dapat memastikan penyebab benjolan payudara yang Anda alami tentunya diperlukan pemeriksaan medis lebih detail, baik melalui pemeriksaan fisik dengan pengamatan langsung dan perabaan, maupun tes penunjang seperti USG, mammogram, atau biopsi. Sebaiknya Anda melanjutkan pemeriksaan USG sesuai anjuran dokter, agar benjolan payudara yang timbul dapat ditelusuri penyebabnya lebih jauh. Anda tidak perlu takut karena benjolan payudara yang Anda alami belum tentu disebabkan oleh kondisi yang berbahaya. Semakin cepat diketahui penyebabnya akan semakin baik, karena dengan demikian Anda dapat segera diberikan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi dasarnya.

    Berikut ini anjuran bagi Anda:

    • Kenakan bra dengan ukuran yang sesuai dan tidak terlalu ketat
    • Hindari memencet atau mengurut benjolan yang timbul
    • Bila timbul rasa sakit dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol
    • Lakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara berkala untuk mengenali setiap perubahan struktur dalam payudara


    Artikel berikut ini memuat informasi yang terkait:

    Waspadai benjolan pada payudara           
    Benjolan dan tumor payudara belum tentu kanker               
    Tumor jinak payudara

    Demikian semoga bermanfaat.

    dr. Muliani Sukiman