Tanya Dokter

  • Kemungkinan hamil saat vagina terkena cairan ejakulasi yang mengering

  •  sora
    Anggota
    Dok, jari yang terkena cairan pra ejakulasi yang mengering 20 menit dengan jumlah sedikit, sempat di lap sekilas dengan kain, lalu memegang rambut / benda lain, ketika membersihkan vagina dengan air menggunakan jari yang sama, apakah ada kemungkinan terjadi pembuahan?

    Hallo Sora, Terimakasih atas pertanyaan Anda pada Alodokter

    Kehamilan akan terjadi jika sperma bertemu dengan sel telur dan terjadi pembuahan. Hal tersebut terjadi jika dilakukan penetrasi.

    Adapun kemungkinan hamil bagi mereka yang melakukan hubungan seks dengan pengeluaran sperma di luar, atau mencuci tangan setelah berhubungan dan memasukkan tangan yang mengandung sperma ke vagina, tetap dapat menyebabkan kehamilan walaupun kemungkinannya kecil. Karena tidak ada jaminan bahwa sperma tidak masuk ke liang vagina dan bertemu dengan sel telur lalu mengakibatkan pembuahan., Jadi bila cairan mani (sperma) yang berada di jari  tangan Anda  kemudian mengenai vagina Anda, masih dapat mungkin menyebabkan kehamilan walaupun kemungkinannya sangat kecil. Hal ini disebabkan karena sel sperma tidak dapat bertahan lama hidup di udara bebas. Jika sperma berada di permukaan yang kering, maka sel sperma akan langsung mati saat cairan sperma kering. Jika sperma berada di air, seperti kolam hangat atau bath tub, usianya lebih lama tapi kemungkinan hanya sampai beberapa menit. Tetapi jika sperma berada di dalam tubuh wanita (dirahim), maka sperma dapat hidup hingga 5 hari. Jika cairan mani (sperma) sudah kering, maka kemungkinan sel sperma sudah mati dan kemungkinan untuk hamil menjadi lebih kecil lagi.

    Untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak, cobalah gunakan test pack apabila Anda mengalami keterlambatan haid selama 1-2 minggu ya. Jika hasilnya positif, maka periksakan ke dokter spesialis kandungan untuk memastikan kehamilannya. Jika hasilnya negatif, maka dapat diulang satu minggu kemudian ya.

    Terimakasih, semoga bermanfaat.dr. Nurmarwiyah