Tanya Dokter

  • Kemungkinan terjadinya BO yang berulang

  •  Rini Annizza
    Anggota
    Dok saya mau tanyak Kehamilan pertama saya dibln ke 2 saya cek saya dinyata BO. Setelah saya jalankan 3 bln tidak boleh hamil, saya ikutin saran dari dokter. Skrg saya hamil lagi menurut perhitungan sudah masuk 6 minggu 4hari, begitu saya USG cuma hanya terlihat kantong nya. Tapi belum terdeteksi janin dan denyut jantung nya. Dokter nyaran kan datang kembali 2 minggu lagi, terus saya dikasih berbagai macam obat untuk penguat janin. Dok yg mau saya tanyak apa bisa kembali seperti dulu BO kembali ? Saya harus gimana dokter?
    Rini Annizza  dr. Budiono
    Dokter

    Hai Rini,

    Blighted Ovum atau BO merupakan kehamilan tanpa adanya embrio (anembrionic gestation) dan merupakan salah satu penyebab utama keguguran pada 3 bulan pertama kehamilan. Kondisi ini disebabkan oleh kelainan kromosom (genetik) ataupun gangguan pembelahan sel pada fetus (bakal janin) sehingga tubuh akan menghentikan kehamilan secara alamiah.

    Dikarenakan blighted ovum merupakan reaksi alamiah tubuh ketika terdapat gangguan pada perkembangan fetus maka kehamilan tidaklah dapat dipertahankan dan akan mengalami keguguran secara alamiah.

    Dibutuhkan pemeriksaan ultrasonografi untuk memastikan terjadinya blighted ovum. Pemeriksaan ini akan diulangi kembali (umumnya 10-14 hari setelah pemeriksaan pertama) untuk menilai apakah kantung kehamilan berisi embrio atau tidak.

    Untuk saat ini, sebaiknya Anda mengikuti anjuran dokter Anda dan memeriksakan kembali diri Anda kedokter untuk memastikan kondisi kehamilan Anda. Selain penanganan dokter, Anda juga dapat melakukan beberapa anjuran berikut :

    • Kelola stres dengan bijak
    • Cukup istirahat
    • Konsumsi makanan sehat bergizi seimbang
    • Lakukan pola hidup sehat
    • Konsumsi supplemen seperti vitamin, mineral atau asam folat bila diperlukan
    • Lakukan kontrol sesuai anjuran dokter
    • Berikut artikel terkait pertanyaan Anda :

      Blighted Ovum

      Semoga bermanfaat,

      dr. Budiono