Tanya Dokter

  • Bolehkah hubungan intim 2 bulan setelah operasi caesar ?

  •  Haira pirly
    Anggota
    Pagi dok.. Saya sudah 2 bulan yg lalu melahirkan dengan cara oprasi ceaser..sekrang anak saya udah 2 bulan usia nya..apakah saya sudah boleh melakukan hubungan intim dengan suami saya??? Dan apakah luka saya sudah kering? Terima kasih dok !

    Halo

    Terima kasih atas pertanyaannya pada Alodokter

    Untuk melakukan hubungan seksual dengan suami setelah melahirkan sebenarnya tidak ada batasan khusus. Namun biasanya dokter Anda akan menyarankan untuk melakukan hubungan seksual setelah 1-1.5 bulan pasca melahirkan atau setelah masa nifas berakhir. Namun untuk luka operasi caesar mungkin akan memerlukan waktu sedikit lebih lama dari ibu yang melahirkan secara normal tergantung dari perawatan luka yang dilakukan. Untuk luka apakah sudah kering atau belum sebenarnya dapat dipastikan melalui pemeriksaan secara langsung dan jangan lupa untuk kontrol kepada dokter kandungan Anda untuk dapat lebih memastikannya kembali.

    Namun selain dari luka operasi tersebut, yang paling penting adalah kesiapan mental ibu untuk melakukan hubungan seksual. Karena pastinya setelah melahirkan ibu akan menjadi lebih sibuk dan jauh lebih lelah dibandingkan sebelum melahirkan. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menimbulkan gairah untuk melakukan hubungan seksual:

    1. Memulai kembali intimasi ketika bayi sudah tertidur
    2. Komunikasikan dengan suami Anda bila terasa sakit pada daerah tubuh tertentu
    3. Usahakan untuk fokus dengan momen saat Anda berhubungan seksual
    4. Pada masa menyusui, vagina akan terasa lebih kering, bila memang dirasa perlu Anda bisa menggunakan gel pelumas untuk membantu keluhan tersebut. Dan komunikasikan dengan suami bahwa payudara dapat mengeluarkan ASI bila distimulasi
    5. Jaga selalu kesehatan Anda dengan istirahat yang cukup, makan makanan yang sehat dan bergizi, cukupi kebutuhan air dalam sehari setidaknya 2 Liter, serta olahraga teratur

    Sekian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

    dr. Winda Indriati