Tanya Dokter

  • Ensefalitis dapat disembuhkan atau tidak ?

  • dokter, sama memiliki saudara yang sakit dan gejalanya sama seperti gejala ensefalitis/radang otak, awal mulanya ia kejang lalu kemudian dilarika kerumah sakit dan di rumahsakit tidak didiagnosa apapun karena semua hasil tes normal, namun janggalnya ia seringkali berhalusinasi dan apabila diajak mengobrol sering kali tidak nyambung, dia sering emosi lalu berteriak2 tidak jelas, kemudian dirawatlah ia di ruang icu setelah di icu timbul penyakit baru yaitu infeksi paru sehingga hingga saat ini ia masih dipasang alat ventilator di lehernya, dan sampai sekarang sudah terhitung 1 bulan ia berada di icu dan sempat koma, apakah ia juga dapat didiagnosa mengidap ensefalitis? apabila iya seberapa besar kemungkinan sembuh dengan kondisi dia yg sekarang? mohon dijawab ya dok, saudara saya sudah 1 bulan di icu rsud sanglah (0818567442)

    Halo Rhadana, 

    Saya memahami kondisi yang Anda alami. Pertama sebaiknya Anda mengetahui tentang definisi ensefalitis dan cara mendiagnosisnya.

    Ensefalitis adalah peradangan yang terjadi pada parenkim otak. Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun sebagian besar kasus ensefalitis terkait dengan infeksi virus, yaitu campak, rubella, ataupun HIV. Gejala yang dialami penderita pada awal menyerupai flu, sehingga sering tidak terdeteksi, misalnya demam, nyeri kepala, pegal-pegal. Selanjutnya, ensefalitis bisa menyebabkan kejang, penurunan kesadaran, halusinasi, kelumpuhan sisi tubuh tertentu, gangguan penglihatan, dan sebagainya. Diagnosis penyakit ini ditegakkan oleh dokter melalui pemeriksaan tambahan, yaitu CT-scan atau MRI, pungsi lumbal, tes darah, dan sebagainya.

    Ensefalitis termasuk penyakit yang mengancam nyawa sehingga membutuhkan penanganan di rumah sakit, tidak jarang pula perawatan intensif (ICU). Pengobatan radang otak disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Pengobatan ini juga bertujuan mencegah komplikasi jangka panjang yang mungkin muncul setelah peradangan tertangani, yang disebut sebagai sekuele atau gejala sisa. Adapun sekuele akibat ensefalitis bisa berupa gangguan pergerakan fisik, gangguan ingatan, epilepsi, perubahan kepribadian dan perilaku, dan sebagainya. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, terutama tingkat keparahan radang otak yang dialami.

    Tiap pasien mengalami dampak yang berbeda dari radang otak. Oleh karena itu, terkait kondisi saudara Anda, lebih tepat menanyakannya secara langsung ke dokter spesialis saraf yang menanganinya karena dokter tersebut yang paling mengetahui kondisi saudara Anda beserta kondisi-kondisi lain yang juga menjadi penyulitnya. Selain peradangan otak, kondisi lain yang bisa menyebabkan penurunan kesadaran misalnya :

    • cedera kepala berat
    • perdarahan otak
    • tumor otak
    • keracunan
    • kekurangan oksigen
    • gangguan metabolik, seperti pada penyakit gagal ginjal (koma uremikum), kegagalan organ hati (koma hepatikum), diabetes yang tidak terkontrol,
    • dan sebagainya

    Diskusikanlah dengan dokter yang menangani saudara Anda secara langsung.

    Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat

    dr. Lili