Tanya Dokter

  • apakah gejala hiv dapat terdeteksi setelah sebulan melakukan hubungan ?

  •  rayfoxsy
    Anggota

    Saya mau tanya apakah HIV dapat terdeteksi dengan tes VCT setelah 1-2 bulan sebelumnya berhubungan sexual? Di sini saya merasa beresiko karena saya gay. Beberapa blanan lalu saya ML dengan pasangan saya dan sebulan setelah itu saya terkena herpes zoster padahal umur saya masih 20 yang saya ketahui biasanya herpes menyerang orang lanjut usia tapi kenapa saya bisa kena?? Saya takut itu awal mula gejala HIV sampai saat ini saya belum test HIV kembali. Terimakasih mohon cepat dibalas.

    Hai, Ada beberapa kemungkinan yang mungkin terjadi pada seseorang yang berhubungan dengan penderita HIV positif. Kemungkinan tertular HIV setelah melakukan hubungan seksual dengan penderita HIV positif 138 per 10.000 kejadian. Dan dapat dikurangi hingga 96% dengan menggunakan kondom. Orang yang sehat, bila telah berhubungan dengan penderita HIV positif dapat menerima pengobatan pencegahan (Profilaksis) dalam kurun waktu kurang dari 72 jam. Hal ini dilakukan baik tertular dikarenakan hubungan seksual maupun setelah transmisi darah (menerima transfusi darah, tertusuk mau terluka dengan kemungkinan tertular virus HIV). Kejadian tertular HIV memang cukup tinggi, tetapi jangan terlalu membebani diri anda. Lakukan pengobatan Profilaksis segera ke dokter atau instansi kesehatan terdekat, dan lakukan pemeriksaan diagnosis HIV satu bulan setelah melakukan hubungan, dan dua bulan setelahnya. Hasil pemeriksaan HIV ini dapat dikonsultasikan dengan dokter dimana Anda melakukan pemeriksaan. Saat ini sudah banyak rumah sakit yang menyediakan layanan pemeriksaan, pelayanan pengobatan dan konsultasi khusus pasien dengan kasus HIV baik yang sudah positif maupun yang memiliki risiko HIV. Pencegahan penyakit menular seksual sangat penting, sehingga penggunaan kondom sangat membantu penurunan kemungkinan terjadinya penularan penyakit seperti HIV, Gonorea, Sifilis dan penyakit menular seksual lainnya. Konsultasikan dengan dokter terkait kondisi seksual anda, untuk mendapatkan pemeriksaan, konsultasi dan penanganan yang lebih komprehensif. Untuk gejala dan pengobatan HIV dapat di lihat artikelnya dengan link dibawah ini:

    Semoga bermanfaat, dr. Aditya Pratama

    rayfoxsy  rayfoxsy
    Anggota

    Saya sudah test VCT ternyata hasilnya negatif saya sangat bersukur. Tp tujuh bulan lalu saya pernah terkena sifilis dan sdah di suntik penisilin atau apa saya lupa yg dalam satu bulan 3X berturut-turut setiap minggu saya di suntik ternyata pas di cek kata dokternya masih ada dan bulan dpan hrus cek lagi buat memastikan apa sifilisnya meningkat atau tdk kadarnya atau apanya saya lupa. Klo meningkat harus di suntik lg klo menurun berarti tdk harus di suntik. Dam kata dokternya mlnya hrus pke kondom, tp blan lalu 2 blan yg lalu itu saya ml ga pke kondom apa itu penyebabnya yg membuat sifilis itu dtang lagi? apa slama saya masih terinfeksi lebih baiknya tdk melakulan ml dulu? Klo saya menggunakan kondom akan tetap beresiko apa tdk?

    Sebaiknya selama mengalami infeksi menular seksual akut seperti sifilis dan gonore tidak melakukan hubungan seksual sama sekali. Hubungan seksual disarankan dilakukan dengan menggunakan pengamanan bila dilakukan dengan orang yang memiliki resiko atau beresiko tertular penyakit menular seksual. Disarankan untuk melakukan konsultasi secara rutin kepada dokter hingga dinyatakan sembuh dari penyakit yang diderita. Pengobatan penyakit menular memerlukan jenis antibiotik yang tepat, dosis dan lama pengobatan yang tepat. Beberapa hal yang harus diingat selama dalam masa pengobatan demi tercapai pengobatan yang optimal dan tidak terjadi penularan:

    • Patuhi cara mengkonsumsi obat dan mengkonsumsi obat hingga habis,
    • Kembali ke dokter setelah obat habis guna dilakukan pemeriksaan ulang,
    • Tidak melakukan hubungan seksual selama pengobatan,
    • Melakukan pengobatan bersama-sama dengan pasangan anda, bila tidak penyakit hanya akan berpindah dari satu ke yang lainnya,
    • Menggunakan alat pengaman seperti kondom pada saat berhubungan seksual.
    Dengan menggunakan kondom, dapat menurunkan kemungkinan tertular penyakit menular seksual hingga 95%. Semoga bermanfaat, dr. Aditya Pratama.