Tanya Dokter

  • Apakah ini merupakan gejala penyakit herpes?

  •  12096
    Anggota

    Siang dok, Sudah genap 2 bulan lebih saya hampir bisa dibilang aktif hub. Seks dg pasangan, tapi sudah hampir sebulan didaerah kemaluan saya tepatnya di tempat keluarnya darah haid sampai anus seperti ada sekelompok gelembung. Minggu pertama memang spt sangat gatal lalu kemudian muncul gelembung kecil hanya satu. Saya kira biang keringat tp mulai curiga ketika gelembung tsb malah bertambah banyak, ketika saya berkonsultasi dg teman yg jual herbal via bbm dia menjelaskan bahwa yg saya derita adalah herpes. Membuat saya semakin bingung karena saya tdk pernah bergonta ganti pasangan dan tdk ada riwayat penyakit herpes. Hampir seminggu ini saya rutin meminum vit C, E serta paracetamol juga bedak caladyne. Ketika paracetamol habis saya mulai mengkonsumsi acyclovir 400g. Tanpa berkonsultasi ke dokter. Dan juga ketika 2 hari paracetamol habis esok harinya saya haid lalu di hari pertama daerah vagina saya terasa sakit nyeri ngilu lalu menyebar ke daerah dengkul dan menjalar ke daerah selangkangan hingga perut perih seperti di sayat sayat padahal sebelumnya saya tdk pernah merasa spt itu. Apa itu efek dari obat dan vit yg saya konsumsi atau ada penyakit lain yg timbul? Tlg saya dok...

    12096  dr. Rico N
    Dokter

    Hai, Kondisi yang anda gambarkan memang sangat mengarah ke penyakit herpes genital (herpes simpleks) yang disebabkan oleh virus herpes. Penyakit ini ditandai oleh munculnya pelenting-pelenting (gelembung) kecil berkelompok yang bertambah banyak, biasanya didaerah kelamin, yang berisi cairan (jika dipecahkan). kemudian gelembung tersebut dapat pecah, meninggalkan luka-luka kecil yang terasa nyeri dan dapat disertai nyeri saat berkemih ataupun disertai keputihan. Gejala umumnya muncul 3-7 hari (dapat sampai 3 minggu) setelah penularan terjadi, yang umumnya melalui kontak, khususnya kontak seksual (herpes termasuk infeksi menular seksual). Gejala tidak khas yang menyertai dapat berupa demam tetapi tidak tinggi, rasa lelah dan lemas, sakit kepala, nyeri sendi, gatal, neri perut bawah, pembengkakan kelenjar getah bening di lipat paha. Perlu dicatat, umumnya gejala herpes pada wanita lebih berat dibandingkan pada laki-laki. Selain itu, terdapat pula suatu spektrum herpes yang disebut herpes subklinis, dimana pasien menmiliki virus herpes, tetapi tidak menunjukkan gejala, meskipun sudah dapat menularkannya. Gejala herpes ini dapat berlangsung 4 hari hingga 2 minggu hingga mulai terjadinya pengeringan dan epitelisasi (penyembuhan). rerata lama perjalanan penyakit sekitar 12 hari. Saya anjurkan anda mengunjungi dokter umum atau jika perlu dapat ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk memastikan bahwa yang anda alami benar-benar herpes, karena pada kasus kulit dan kelamin, pemeriksaan fisik langsung sangat pengitng untuk memastikan diagnosis. Pengobatan akan dilakukan sesuai dengan diagnosa. Akan tetapi, pada herpes pengobatannya tergantung apakah ini herpes pertama kali atau herpes kambuhan. Pada herpes pertama kali, pengobatan dilakukan terutama dengan penggunaan antivirus, misalnya asiklovir, yang umumnya diberikan dengan dosis 200 mg 5 kali sehari atau dengan 400 mg 3 kali sehari selama 7-10 hari. Pemakaian asiklovir sebaiknya dikonsultasikan dahulu dengan dokter untuk menentukan regimen mana yang akan digunakan. Pengobatan herpes yang tidak tepat, pemakaian dengan dosis dan frekuensi yang salah, serta lama pengobatan yang tidak memadai, membuat pengobatan tidak efektif dan memperbesar peluang terjadinya rekurensi / kekambuhan di kemudian hari.  Semakin awal antivirus digunakan maka hasilnya makin efektif, serta efektivitasnya akan makin berkurang seiring semakin lamanya awal terapi dimulai (antivirus yang dimulai pada hari pertama gejala muncul akan jauh lebih efektif daripada yang beru dimulai, misalnya pada hari ke3 atau 4). Pada kasus-kasus semacam ini, pasangan juga perlu diobati agar tidak terjadi penularan ulang. Serta hindari hubungan seksual hingga anda dinyatakan sembuh. Jagalah kebersihan area kewanitaan. Obat-obat pereda gejala dapat digunakan. Untuk gatal dapat diberikan cetirizin atau loratadin dan jika nyeri dapat diredakan dengan obat seperti paraseamol atau ibuprofen. Informasi lebih lanjut dapat anda baca di : gejala herpes pengobatan herpes pencegahan herpes demikian , semoga bermanfaaat.

    12096  12096
    Anggota

    Saat ini gelembung tersebut memang sudah mengering tapi kemudian kembali berisi air lalu mengempis dan kembali mengering lagi, kejadian tersebut saat saya mengkonsumsi acyclovir 200mg + salep clinovir 5%, ester C, nature e dan habbatu sauda. Dan hampir genap seminggu lebih acylovir tablet habis dan hanya rutin pemakaian salep yang detik ini sudah habis. Lalu rabu petang (05.00wita) saya baru memperhatikan sekitar paha dalam kaki kiri, ada bentol seperti gigitan serangga berbentuk setengah lingkaran serta 3 bentol lainnya berbaris diatas yang satunya, lalu kemudian tiba-tiba muncul pulalah di paha dalam kaki kanan sekitar 3 bentol dan dilanjutkan pada sekitar betis 2 bentol. Semua bentol muncul tanpa ada gejala apapun tetapi ketika di sentuh terasa gatal dan kulit terasa agak kasar dibanding kulit yang tidak ada gejalanya tersebut. Kemudian saat kamis siang, ada bintil2 merah kecil seperti layaknya jerawat batu kecil yang sudah mengering alias bagian tengah mata tersebut seperti ada keropeng, perlu diketahui sebelum muncul bentol pada paha, beberapa waktu sebelumnya memang ada gejala awal seperti pada tepat rahang bawah bagian leher. Dan sekarang mulai ada bentol yang tak nampak berwarna merah di sekitar atas kiri bibir dan bagian agak ke pipi sebelah kiri serta di bagian tepat tulang rahang sebelah kanan dan juga di bokong bagian tengah tadi saya merasakan seperti ada bentolan lagi yang jika disentuh terasa perih. Jujur, baru saja kemarin malam saya mencoba lagi ke dokter spesialis kulit yang kali pertama ini membahas tentang bentol sekitar paha dalam dan dokter tersebut malah mendiagnosa ini penyebab alergi bahan kimia juga, dikarenakan sebelumnya saya datangi beliau karena eksim yang tiba-tiba menghadang saya padaha saya tidak ada riwayat penyakit eksim ataupun alergi. Ketika saya ingin membahas tentang gejala herp ini saya benar-benar tidak berani melainkan 90% malu karena umur masih kurang dari kepala 2. Di sisi lain yang saya alami saat ini sudah sangat semakin memburuk menurut saya. Apa yang harus saya lakukan dok..? Apa tidak bisa diobati tanpa harus dikonsultasikan ke dokter secara langsung..? Jika saja ada dokter spesalis kulit pribadi pasti langsung saya datangi. Dan apakah ini mengarah terhadap tertular dari pasangan? Karena saya benar-benar tidak berganti-ganti pasangan apalagi pernah mengidap gejala ini sebelumnya. Saya takut bertanya pada pasangan, karena jujur saja saya tidak tahu apa yang ia lakukan saat tidak sedang bersama saya.   Tolong saya dok, saya sakit...