Tanya Dokter

  • Apakah ini tanda asam urat?

  • Halo dok, saya zahra. Dok saya mau tanya, jadi seringkali saya merasakan nyeri dipundak seperti di tusuk jarum saat mengangkat beban berat, ataupun kalau sedang duduk terlalu lama atau berkendara terlalu lama. saya pernah dengar dari saudara saya kalau tanda asam urat itu badan terasa nyeri, lalu beberapa bulan kemudian saya cek asam urat dan hasilnya benar saja saya memiliki asam urat yang tinggi sepertinya sekitar 7,(sekian). Yg mau saya tanyakan adalah apakah benar nyeri dipundak saya merupakan akibat dr asam urat atau karena faktor lain dok? Terimakasih

    Halo Nursyifa Zahra, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Penyakit asam urat tinggi atau hiperurisemia adalah suatu kondisi dimana terjadi peningkatan kadar asam urat di dalam darah melebihi normal. Asam urat dibentuk oleh tubuh ketika terjadi pemecahan zat yang disebut purin. Normalnya tubuh akan membuang asam urat yang terbentuk ini ketika kencing. Hiperurisemia terjadi ketika tubuh membuat terlalu banyak asam urat, misalnya karena makan makanan yang tinggi kandungan purin, atau tidak dapat membuang asam urat melalui kencing, misalnya karena gangguan pada ginjal.

    Kadar asam urat yang normal berbeda pada wanita dan pria. Pada wanita kadar asam urat normal berkisar antara 2.4-6.0 mg/dL, sementara pada pria kadar asam urat normal berkisar antara 3.4-7.0 mg/dL.

    Hiperurisemia tidak selalu memberikan gejala tertentu pada pederitanya. Hanya sekitar sepertiga orang yang menderita asam urat yang menderita gejala tertentu. Gejala-gejala dapat muncul bila asam urat di darah berkumpul dan membentuk kristal asam urat. Kristal ini dapat menumpuk di mana saja di dalam badan, tapi paling sering menumpuk di sendi dan ginjal. Berikut ini adalah beberapa komplikasi dari asam urat yang tinggi terus menerus di dalam darah:

    • Gout artritis. Gout artritis dapat terjadi karena penumpukan kristal asam urat di sendi. Gout dapat menyerang sendi manapun di dalam badan, tapi yang paling sering terkena adalah sendi di pangkal jempol kaki. Lokasi lain yang sering terkena adalah kaki, tumit, lutut, dan siku. Serangan gout terjadi mendadak, biasanya pada malam hari, biasanya dapat sembuh sendiri dalam 2 minggu. Gejala gout antara lain:
    1. nyeri hebat pada sendi
    2. kaku sendi
    3. kesulitan menggerakkan sendi
    4. merah dan bengkak pada sendi
    5. perubahan bentuk sendi
    6. terbentuknya tofi gout atau benjolan berisi penumpukan kristal pada daerah sendi atau di bawah kulit
    • Batu ginjal. Kristal asam urat yang menumpuk di dalam ginjal dapat menjadi batu ginjal. Batu biasanya berukuran kecil dan dapat keluar dari kencing, namun bila ukuran batu besar, batu berpotensi menyumbat saluran kencing dan meningkatkan risiko infeksi saluran kencing. Gejala yang muncul pada batu ginjal antara lain:
    1. nyeri saat kencing, kadang disertai darah
    2. sulit menahan kencing
    3. sulit mengeluarkan kencing
    4. nyeri pada pinggang belakang, perut bawah, kadang menjalar hingga skrotum
    5. mual muntah
    6. urin berbau busuk
    7. bila terjadi infeksi saluran kencing dapat muncul juga gejala demam dan menggigil

     

    Gejala nyeri pada pundak seperti yang anda alami, kemungkian bukan disebabkan oleh asam urat yang tinggi. Beberapa kemungkian penyebab nyeri pada pundak antara lain:

    1. Penyempitan tulang servikal (cervical spinal stenosis). Penyempitan ini umumnya disebabkan oleh osteoarthritis, yaitu penyakit penuaan pada tulang, atau penebalan jaringan ikat yang menyebabkan penyempitan saraf. Penyempitan tersebut juga dapat disebabkan oleh infeksi, penyakit autoimun, dan beberapa jenis penyakit lainnya
    2. Fibromyalgia, yaitu suatu penyakit yang ditandai dengan nyeri pada otot dan tulang yang seringkali disertai juga dengan kelelahan, gangguan tidur, gangguan memori, gangguan mood. Gejala-gejala tersebut seringkali muncul setelah paparan terhadap cedera fisik, operasi, infeksi, atau stress fisiologis seperti kehamilan dan persalinan. Kadang gejala juga terjadi tanpa penyebab khusus. Fibromyalgia lebih sering dialami oleh wanita.
    3. Polymyalgia rheumatica, yaitu penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan dan nyeri pada otot dan kekakuan pada sendi. Nyeri pada polymyalgia rheumatica biasanya terjadi tiba-tiba dan memburuk pada pagi hari. Nyeri lebih sering dirasakan di daerah bahu dan pinggul. Penyakit ini lebih sering dialami oleh orang berusia di atas 50 tahun.
    4. Penyakit neuropati yang bisa disebabkan oleh diabetes, autoimun (daya tahan tubuh menyerang diri sendiri, seperti multipel sclerosis, wegener, churg strauss, dan lain sebagainya)
    5. Peradangan pada tendon (tendinitis)
    6. Cedera pada otot di daerah bahu
    7. Gejala fisik yang terjadi akibat gangguan psikis atau psikologis, yang sering disebut sebagai gangguan somatoform
    8. dan lain sebagainya 

     

    Untuk mengetahui penyebab gejala yang anda rasakan, sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan menanyakan lebih dalam mengenai gejala utama anda, gejala lain yang menyertai, serta melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang yang diperlukan. Adapun pemeriksaan penunjang yang mungkin diperlukan antara lain pemeriksaan darah lengkap, laju endap darah, x-ray atau rontgen, CT scan, atau MRI (terutama tulang belakang untuk melihat bila terdapat penyempitan). Terapi dari dokter akan menyesuaikan dengan hasil temuan pemeriksaan di atas.

     

    Sementara itu, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk masalah asam urat anda yang tinggi:

    1. Cobalah menurunkan berat badan, bila berat badan anda berlebih
    2. Mengontrol tekanan darah dan gula darah, bila terdapat penyakit hipertensi dan diabetes
    3. Mengurangi makan makanan dan minuman seperti daging merah, makanan laut, bir dan alkohol, makanan dan minuman yang mengandung fruktosa tinggi seperti minuman bersoda
    4. Memperbanyak makan makanan dan minuman yang direkomendasikan antara lain susu rendah lemak, karbohidrat kompleks seperti beras merah, beras coklat, gandum utuh, kopi, vitamin C

     

    Sekian yang dapat saya informasikan, semoga bermanfaat

     

     dr. Irna Cecilia