Tanya Dokter

  • Apakah ini yang disebut bell's palsy?

  • Dokter, 3hri yang lalu ibu saya mengeluhkan mata sebelah kanan terasa penat, saya perhatikan saat berkedip antara mata kanan dan kiri tidak serasi berkedip, yang kanan tertutup rapat sedang yg kiri tidak, kemudian keesokan harinya saat ibu saya berbicara seperti mencong tidak normal seperti yg seharusnya,, gejala apakah itu dok? tekanan ibu saya 130/90, gula darah 267, kolesterol dan asam urat normal, bagaimna cara pemulihannya sampai normal kembali?

    Hai Wulandari, Bell's palsy merupakan kelumpuhan yang terjadi pada satu sisi otot wajah yang bersifat sementara. Kondisi ini akan menyebabkan salah satu sisi wajah melorot atau tidak serasi. Bell's palsy disebabkan oleh peradangan atau terhimpitnya saraf yang mengendalikan otot atau saraf wajah. Ketika saraf wajah ini terhimpit atau mengalami peradangan maka maka sinyal yang dikirim ke otak melalui otot wajah akan terganggu. Gangguan ini menghambat pasokan darah dan oksigen ke saraf-saraf yang ada di wajah sehingga terjadi kelumpuhan atau kelemahan pada otot wajah. Penyebab peradangan saraf ini belum diketahui secara pasti, namun diduga umunya disebabkan oleh infeksi virus dan salah satunya adalah virus herpes. Penyebab lainnya adalah:

    • Virus herpes simpleks baik HSV-1 dan HSV-2
    • Virus varisela zoster sama dengan yang menyebabkan cacar air dan cacar api
    • Penyakit lyme yaitu yang disebabkan oleh bakteri yang disebarkan oleh kutu
    • Sifilis
    • Virus Epstein-barr
    • Cytomegalovirus
    Penyakit bell's palsy banyak menyerang orang dengan kekebalan tubuh yang rendah seperti penderita HIV, dan diabetes. Gejala yang dialami oleh penderita bell's palsy adalah:
    • Sakit telinga pada sisi wajah yang mengalami kelumpuhan
    • Telinga yang terpengaruh akan lebih sensitif terhadap suara
    • berdenging di salah satu telinga atau keduanya
    • Penurunan atau perubahan pada indera perasa
    • Bagian mulut yang terpengaruh akan mudah berliur
    • Mulut terasa kering
    • Rasa sakit sekitar rahang
    • Sakit kepala dan pusing
    • Kesulitan untuk makan, minum dan berbicara
    Tidak ada tes yang dapat memastikan secara jelas bahwa penyakit yang diderita adalah bell's palsy namun pemeriksaan yang dilakukan adalah untuk memastikan gejala yang ada dan menyingkirkan diagnosis lain yang gejalanya mirip dengan bell's palsy seperti tumor, stroke, sindrom moebius, infeksi telinga tengah, penyakit lyme, cedera kepala, dan kolesteatoma. Seperti elektromiografi, MRI dan CT Scan. Pengobatan bell's palsy harus dilakukan sesegera mungkin karena keefektifan pengobatan akan dicapai 3x24 jam sejak timbulnya gejala. Jika pengobatan yang dilakukan segera mungkin maka bell's palsy dapat sembuh sempurna namun jika tidak diobati dan kekebalan tubuh tidak mampu memulihkan keadaan maka kelumpuhan saraf dapat terjadi secara permanen. Pada umumnya pengobatan yang dilakukan adalah dengan pemberian kortikosteroid dan fisioterapi. Namun, sebaiknya anda tetap membawa ibu anda ke dokter agar dapat dilakukan berbagai pemeriksaan termasuk pemeriksaan tekanan darah ibu anda, perlu diketahui juga untuk riwayat penyakit ibu anda apakah memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan mengkonsumsi obat darah tinggi, sehingga dapat lebih memudahkan dokter untuk menegakkan diagnosis. Begitupun dengan kadar gula ibu anda yang termasuk cukup tinggi, sebaiknya dilakukan penanganan khusus untuk hal tersebut. Anda dapat menyarankan ibu anda untuk melakukan hal-hal di bawah ini:
    • Istirahat yang cukup minimal 8 jam dalam satu hari
    • Mengurangi konsumsi garam
    • Mengurangi konsumsi gula
    • Mengkonsumsi makanan tinggi nutrisi dan vitamin
    • dll
    Anda dapat membaca artikel di bawah ini: Bell's palsy Stroke Semoga membantu dr. Yosephine U L Simanungkalit