Tanya Dokter

  • Apakah keputihan berpengaruh terhadap program hamil?

  • Assalamualaikum. Saya fatma usia 24th baru menikah 4bulan. Saya ingin cepat hamil dok. Sementara saya keluar keputihan berwarna kuning dan agak berbau dok. Tolong solusinya dok.

    Halo, terima kasih sudah bertanya di alodokter.com
    Keputihan sebenarnya merupakan suatu mekanisme normal tubuh wanita untuk membersihkan organ intim. Pada kondisi tertentu keputihan secara normal dapat meningkat jumlahnya, seperti saat menjelang menstruasi, saat ovulasi, atau saat hamil. Keputihan yang normal memiliki ciri sebagai berikut:
    • tidak berwarna (jernih atau keputih-putihan)
    • tidak berbau
    • tidak disertai dengan rasa nyeri
    • tidak terasa gatal

    Sedangkan, ciri-ciri dari keputihan yang tidak normal adalah sebagai berikut:
    • Perubahan warna menjadi putih pekat, kekuningan, kecoklatan, atau kehijauan
    • Perubahan konsistensi menjadi kental atau bahkan bergumpal
    • Berbau tidak sedap seperti bau amis
    • Disertai dengan gatal dan iritasi pada kemaluan
    • Disertai perdarahan di luar siklus menstruasi normal
    • Sakit pada perut bagian bawah atau panggul

    Keputihan yang tidak normal dapat disebabkan beberapa hal seperti:
    • infeksi bakteri
    • infeksi jamur
    • infeksi parasit
    • infeksi virus
    • perubahan keseimbangan jumlah bakteri normal di vagina
    • faktor hormonal


    Jika keputihan tidak ditangani secara cepat dan tepat, apalagi jika keputihan yang dialami termasuk patologis, maka tidak menutup kemungkinan akan mengganggu kesuburan / menghambat kehamilan dikarenakan terjadinya infeksi ke organ dalam vagina dan sekitarnya. 

    Saya sarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan untuk mengetahui penyebab keluhan yang Anda alami. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan pada cairan keputihan, pemeriksaan USG, dll. Pengobatan yang tepat dapat diberikan setelah penyebab diketahui.

    Berikut beberapa saran yang dapat Anda lakukan diantaranya:
    • Gunakan celana dalam yang nyaman dengan bahan katun yang menyerap dan tidak ketat
    • Segera ganti celana dalam bila basah / lembap
    • Bersihkan dan keringkan vagina dengan air bersih dari arah depan ke belakang, jangan sebaliknya
    • Hindari menggunakan sabun atau cairan pembersih kewanitaan untuk membersihkan vagina karena beresiko merusak pH vagina
    • Batasi penggunaan pantyliners saat tidak menstruasi
    • Hindari seks bebas

    Demikian jawaban dari saya, semoga bermanfaat.
    Salam, dr.Sylvia