Tanya Dokter

  • Apakah kreatinin bisa diturunkan ?

  • Selamat malam dokter

    ibu saya punya kreatinin 2,7 sebelum terkena stroke tgl 17 Agustus 2015. Tetapi setelah terkena stroke kreatinin nya menjadi 5 pada hari sabtu kemarin. Ibu saya mempunyai diabetes dan darah tinggi. Namun saat cek darah pada hari itu gula darah sewaktu ibu saya 191 dan tensi 130/80. Ibu saya juga mengkonsumsi ketosteril seperti disarankan dokter. Ibu saya kencing 3 kali pada waktu siang dan 4 kali pada malam hari. Apakah ini hal yang wajar ? Soalnya yang saya baca di internet kalau gagal ginjal kronis, saat buang air kecil sedikit. Saat ini ibu saya hanya mengkonsumsi makanan quaker oat (untuk diet protein). Apakah kadar kreatinin dapat diturunkan ? bagaimana caranya ? Saya benar2 takut jika ibu saya cuci darah. Hasil rontgen terakhir ibu saya juga suspect cardiogemali dan diberi antibiotik "AZITHROMYCIN DIHYDRATE". saya mohon bantuan penjelasannya dokter.

     

    mariovalentino  dr. Rico N
    Dokter

    Halo Mario, Kreatinin merupakan suatu zat yang memang normal didapatkan dalam darah dan sering digunakan sebagai indikator fungsi ginjal. Pada gangguan fungsi ginjal, baik akut maupun kronik, akan ditemukan peningkatan kreatinin dalam darah. Dengan menggunakan perhitungan tertentu yang mengkombinasikan kadar kreatinin, berat badan, usia, jenis kelamin, dan usia kita dapat memperkirakan fungsi ginjal seseorang. Pasien dengan diabetes melitus dan hipertensi yang lama memang akan rentan mengalami gangguan fungsi ginjal,  karena merupakan komplikasi dari kedua masalah tersebut. Umumnya pasien degan CKD / gagal ginjal kronik baru akan menunjukkan tanda seperti tidak bisa berkemih jika sudah masuk ke end stage / stage V (<15 cc/menit), jika belum, biasanya ginjal masih dapat memproduksi air seni. Jadi jika belum mencapai gagal ginjal stage akhir biasanya pasien masih bisa berkemih seperti biasa. PAda gagal ginjal tahap akhir biasanya perlu dilakukan hemodialisa/cuci darah. Kadar kreatinin pada CKD akan turun jika fungsi ginjal membaik, atau pada kasus end stage dengan hemodialisa. Beberapa poin penting untuk menahan laju penurunan fungsi ginjal / memperbaikinya :

    • Menangani kelainan yang mendasari jika ada
    • Kendalikan faktor resiko seperti diabetes, hipertensi, kadar as urat yang tinggi dan kadar lemak yang tinggi
    • Restriksi/pembatasan asupan garam/natrium dan protein
    • Pembatasan cairan sesuai ajuran dokter
    • Suplementasi folat, zat besi sesuai keperluan, serta vitamin D
    • Pemberian obat seperti ACE-Inhibitor (captopril) , preparat ketosteril juga bertujuan menurunkan kadar kreatinin dan ureum
    • Menghindari konsumsi zat / obat yang dapat menurunkan fungsi ginjal, misalnya anti nyeri golongan OAINS/NSAID
    • Kontrol teratur dan patuhi nasihat dokter
    Kardiomegali / pembesaran jantung mungkin terjadi sebagai akibat komplikasi hipertensi yang sudah lama diderita. Azitromisin merupakan antibiotika, diberikan jika dicurigai didapatkan infeksi pada pasien. Gagal ginjal kronik demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.