Tanya Dokter

  • Apakah mungkin asma menyebabkan gangguan jantung?

  •  Vin de Coco
    Anggota

    Dear dokter .. Saya mau bertanya .. Saya merupakan penderita asma sejak usia 1,5 tahun dan saat ini saya sudah berumur 26 tahun .. Pada waktu kecil, ketika asma saya kambuh, tanpa mengkonsumsi obat asma pun, asma saya berangsur pulih .. Menginjak usia 18an asma saya sering kambuh dan dokter menyarankan agar saya mengkonsumsi salbutamol .. Pada usia 20an, salbutamol tsb sudah tidak berefek lagi bagi saya dan dokter menyarankan agar saya menggunakan inhaler .. Memang ketika asma kambuh dan saya menggunakan ventolin dalam waktu kurang dari 1 menit asma saya pulih .. Kadang saya bisa 3 bulan tanpa menggunakan obat inhaler tersebut .. Dan sekarang sudah sekitar 2 bulan ini .. Frekuensi sesak nafas saya semakin sering .. Tanpa disertai mengi .. Dada terasa berat, terkadang saat saya sedang tidur saya terbangun karena merasa sesak .. Dan saya yang dulu nya bisa terbilang atlet futsal dan basket, sekarang ini sama sekali sudah tidak mampu untuk berlari lagi, bahkan jogging sekalipun .. Ketika naik tangga 1 lantai pun dada saya terasa sesak .. Yang ingin saya tanyakan apakah selain asma sesak nafas yang saya rasakan itu disebabkan dari faktor lain seperti jantung? Sebelumnya saya sudah pernah echocardiografi dan hasilnya normal sedangkan pada EKG hasilnya bradikardia .. Terima kasih dok ..

    Hai Asma paru adalah penyakit paru yang bersifat reversible, maksudnya adalah fungsi paru normal kembali seperti sediakala setelah serangan hilang. Serangan asma terjadi akibat dipicu respon alergi sehingga terjadi penyempitan dan penumpukan dahak saluran napas (bronkus) sehingga bernapas menjadi disertai bunyi tambahan "ngik-ngik". Asma paru murni akibat alergi tidaklah berkomplikasi pada jantung, namun bila disertai adanya riwayat merokok, polusi udara berulang seperti asap rokok, asap pabrik, kendaraan, bahan kimia, dll maka dapat terjadi kerusakan permanen saluran napas. Kondisi ini bila terus berlanjut dapat memberatkan fungsi jantung karena jantung semakin berat memompa darah ke paru-paru. Biasanya seseorang dengan gangguan paru yang berat sudah terlihat sangat sesak napas, mudah lelah, dan badan cenderung kurus. Bila pada hasil pemeriksaan ekokardiografi dan EKG menunjukan hasil yang normal, maka kemungkinan tidak adanya gangguan pada jantung. Frekuensi jantung yang lebih lambat (bradikardi, frekuensi kurang dari 60x/menit)) tanpa gejala apapun, bisa normal terjadi misal pada pria muda pekerjaan fisik yang berat, sering berolahraga misal atlet. Namun bisa juga akibat dari gangguan seperti:

    • Gangguan hantaran saraf irama jantung (heart block)
    • Obat-obatan
    • Hipotiroid (kekurangan hormon tiroid)
    • Kelainan elektrolit
    • Dan sebagainya.
    Tindakan pencegahan terbaik serangan asma paru selain obat inhaler adalah dengan menjauhi faktor pemicunya seperti debu, dingin, makanan tertentu, obat-obatan, kelelahan, dsb. Informasi terkait dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Pengobatan asma paru. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william

    Vin de Coco  Vin de Coco
    Anggota

    Saya memiliki riwayat merokok .. Namun skrg sudah tidak .. Dan saat sya menjalani MRI di dapatkan bahwa saya sinusitis disertai adanya kista pada rongga hidung .. Saya pernah baca dok, apakah benar sinusitis memperberat asma? Apabila asma saya semakin memberat apakah yang harus saya lakukan?