Tanya Dokter

  • kemungkinan hamil jika ejakulasi di luar vagina

  •  Adli
    Anggota

    Selamat siang dok, saya mau bertanya dok. Saya dan istri saya melakukan hubungan seks pada tanggal 20 dok dan mengeluarkan sperma diluar vagina. Dan pada tanggal 27 Istri saya haid namun hanya 3 hari dan itu haid biasa. Apakah mungkin bisa hamil dok dengan kondisi seperti tersebut ?

    Dan belakangan ini sering sakit kepala. Apakah ciri ciri tersebut juga memungkinkan hamil dok ? mohon penjelasannya dok.

    Terimakasih.

    Hai, Jika setelah terdapat riwayat berhubungan seksual dan mengalami menstruasi, maka tidak terjadi kehamilan. Kehamilan terjadi saat sel telur dibuahi oleh sel sperma. Sedangkan pada menstruasi, sel telur yang tidak dibuahi oleh sel sperma menjadi mati, dan kemudian meluruh bersama dinding endometrium rahim. Gejala yang dialami tiap wanita hamil dapat berbeda-beda, misalnya mual, sakit kepala, sensitif terhadap aroma tertentu, mudah lelah, payudara lebih kencang, atau pusing. Tidak semua wanita hamil mengalami gejala yang sama. Sakit kepala juga dapat disebabkan oleh:

    • kurang istirahat
    • stres
    • pola makan buruk, terlambat makan
    • migrain
    • adanya infeksi gigi, sinus, atau telinga
    Usahakan agar istri Anda tetap mengkonsumsi makanan bergizi secara teratur. Memiliki waktu istirahat yang cukup. Perbanyak minum air putih. Hindari stres. Tidak merokok. Jika gejala belum membaik, disarankan agar Anda periksa ke dokter. Sehingga dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan tes penunjang seperti tes darah, atau CT scan. Dokter akan memberikan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebab medis yang mendasari. Halaman berikut membahas Tidak mungkin mengalami haid tetapi hamil     Semoga bermanfaat, dr. Jessica  

    Adli  nenkdalil
    Anggota

    Siang Dok, pertanyaan saya agak mendekati dg yg diatas, saya mens trakhir 09 Sep'16, selesai mens sekitar tgl 13san, setelah mens saya dan suami tetap berhubungan namun mengeluarkan sperma diluar vagina, saya biasa aktif bekerja 20-24sep sy ke lombok dan terakhir saya ke batam 5-8oct, dan tdk bersama suami, saat dibatam, sy s4 minum obat sakit kepala dan tolak angin krn pusing dan serasa demam. setelah sy pulang dr kegiatan sy blm mens juga dan dikira krn kecapean jd telat, setelah 1 minggu telat dan sy masih blm fit juga akhirnya saya dan suami mutusin utk testpack dahulu, hasilnya positif, suami sempat mencurigai karena setelah mens 13 sep lalu kami tdk pernah melakukan hubungan dg mengeluarkan sperma didalam vagina. 1 minggu kemudian kami ke dokter kandungan dan hasil USG ada 2 kantung kata dokter kemungkinan kembar, dan sy tanyakan ke ko dokter bgmn sy bisa hamil dok sdgkan kami tdk melakukannya (sperma dikeluarkan didalam vagina). sy critakan history ini dan dokter menjawab "qta tdk tahu kapan keluarnya, yg pasti kalian tetap berhubungan". oke, namun selanjutnya yg terjadi pada tgl 8nov jam 8 malam awalnya sy sakit pinggang, jam 11 malam itu juga saya rasakan sakit perut yg hebat dan tdk tertahankan, di tgl 10nov sy periksakan kembali ke dokter, dan hasilnya Janin tdk berkembang, dan diminta utk datang kembali 2minggu lagi sejak tgl periksa terakhir, pertanyaan saya dok "Apakah Janin sy masih bisa dipertahankan? apakah pernah terjadi kasus yg sama spt yg saya alami dan apa selusinya utk saya dan apa yg harus sy lakukan skrg sambil menunggu jadwal kontrol berikutnya?" Terimakasih dokter, saya tunggu jawabannya.