Tanya Dokter

  • apakah oral sex hanya 1-2 menit berpotensi terinfeksi sifilis atau HIV?

  •  ardi
    Anggota

    selamat sore dok,,

    ini dengan ardi...5 hari yang lalu seorang waria melakukan fellatio ke kemaluan saya sekitar 1-2 menit dan tidak sampai ejakulasi,, 3 hari setelah kejadian itu saya melakukan tes darah VDRL dan TPHA dan hasilnya negatif. sudah 3 hari ini saya mengkonsumsi super tetra karna takut bahwa bakteri treponema pallidum sebenarnya ada di dalam tubuh saya cuma belum terdeteksi. Pertanyaan saya :

    1. Apakah jika bulan depan saya melakukan tes VDRL dan TPHA ada kemungkinan hasilnya positif?

    2. Apakah saya berpotensi terinfeksi HIV?

    3. Apakah kalau dalam waktu dekat saya melakukan aktivitas seksual dengan istri bisa membahayakan istri saya?

    Saya sudah taubat dan menyesal dok,, tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi...

    terima kasih dok

    ardi  ardi
    Anggota

    mohon penjelasannya dok...terima kasih banyak

    Hai, Jika Anda mengetes VDRL dan TPHA 3 hari pasca eksposure maka kemungkinan hasil akan negatif. TPHA adalah pengetesan ada atau tidaknya antibodi terhadap kuman treponema pallidum. Pada umumnya tubuh akan membentuk antibodi 10-90 hari ( umumnya 3 minggu ) pasca eksposure terhadap treponema pallidum. Jadi , Ya ada kemungkinan hasil VDRL dan TPHA Anda akan menjadi positif pada pemeriksaan lanjutan. Masa inkubasi penyakit sifilis berkisar 3 minggu sehingga gejala baru akan timbul biasanya 3 minggu pasca eksposure. Sehingga untuk mencegah penularan akan lebih baik jika Anda menggunakan pengaman seperti kondom. Oral seks selain bisa menularkan penyakit menular seksual seperti sifilis, Gonore, Chlamidia, Herpes dll juga bisa menularkan HIV walaupun kemungkinannya sangat kecil. Diperkirakan 0,04 % kasus oral seks bisa menularkan HIV. Untuk mendeteksi HIV anda bisa melihat linknya di sini. Untuk pencegahan terjadinya penularan Penyakit Menular seksual , Anda bisa melakukan :

    1. Gunakan kondom
    2. Berpantang seks bebas
    3. Setia kepada pasangan
    4. Mengobati penyakit menular seks jika positif terjangkit.
    Semoga membantu.   Dr. Yusi

    ardi  ardi
    Anggota

    Trims atas infonya dok.. oya hari ini saya melakukan tes urine & tes darah anti HIV dan hepatitis B hasilnya negatif..apakah dalam beberapa bulan ke depan hasilnya bisa positif jika saya mengulang tes tsb? Apakah setelah 3 bulan setelah eksposure saya perlu tes VDRL dan TPHA lagi? Dan kalo hasilnya negatif apakah itu sudah valid ato perlu tes lagi beberapa bulan ke depannya? Saya tidak akan mengulang aktivitas yg beresiko itu lagi..trima kasih dok

    ardi  ardi
    Anggota

    Mohon penjelasannya lagi dok..terima kasih

    Hai, Pemeriksaan anti HIV sebaiknya dilakukan 3 bulan pasca exposure. Karena terdapat periode jendela yang bisa memberikan hasil non reaktif jika pengetesan dilakukan sebelum 3 bulan. Sementara pemeriksaan hepatitis B dibagi menjadi HBsAg (antigen)dan HBs Antibodi. Jika pemeriksaan HBs Ag negatif  maka kemungkinan Anda tidak terinfeksi virus hepatitis B. VDRL biasanya memerlukan waktu bulan - tahunan untuk menjadi negatif (jika hasil pertama positif) pengetesan ini perlu dilakukan berulang  (minimal 2 kali hasil negatif ) supaya yakin bahwa kuman sudah benar benar hilang. Utuk VDRL-TPHA- Anti HIV pemeriksaan 3 bulan ke depan jika hasil negatif Anda tidak perlu melakukan pengetesan kembali (hasil dianggap akurat).   Semoga membantu.     dr. Yusi

    ardi  ardi
    Anggota

    Terima kasih dok