Tanya Dokter

  • Pengaruh penyakit parkinson terhadap perubahan sikap

  •  anonymous
    Anggota

    Siang dok, ayah saya di diagnosis menderita parkinson dan disentri, namun sikap ayah saya berubah seperti anak kecil, dan selalu merengek rengek mau ke dokter trus. Namun jika kita penuhi keinginannya, ayah saya malah tidak mau mnum obat dari dokter tersebut melainkan minum obat seperti jamu gitu dok. Apakah itu salah satu gejala parkinson atau memang ada penyakit lain yang diderita oleh ayah saya? Mohon penjelasan nya dok. Terima kasih

    Hai Fanny, Penyakit parkinson merupakan penyakit yang disebabkan oleh degenerasi sel saraf pada otak bagian tengah yang berfungsi mengatur pergerakan tubuh. Gejala yang diketahui orang banyak adalah gemetaran atau tremor, namun gejala tubuh merasa lemah dan kaku serta gemetaran halus pada satu tangan saat istirahat merupakan gejala tremor tahap awal juga. Setelah gejala awal tersebut maka gejala akan semakin memburuk, seperti;

    • Tremor makin parah dan menyebar
    • Otot terasa kaku dan tidak fleksibel
    • Pergerakan menjadi lambat
    • Berkurangnya keseimbangan dan koordinasi tubuh
    • Perubahan cara bicara
    • Depresi dan serangan kecemasan karena pasien merasa cemas akibat belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit parkinson ini.
    • Gangguan tidur dan insomnia
    • Demensia yang berarti bahwa penderita tidak hanya mengalami gangguan ingatan namun kepribadiannya bisa berubah juga
    • Sakit saraf
    • Kehilangan indera penciuman
    • Inkontinensia uri atau tidak bisa menahan hasrat buang air kecil
    • Konstipasi
    • Kesulitan menelan makanan
    Dari semua gejala yang sudah disebutkan diatas dpat disimpulkan bahwa penyakit parkinson dapat membuat perubahan pada psikologis seseorang termasuk hilang ingatan dan perubahan kepribadian bahkan dapat mengalami delusi dan halusinasi. Sebaiknya anda membawa ayah anda untuk kontrol secara rutin ke dokter. Jika perubahan kepribadian yang dialami ayah anda sangat menonjol, akan lebih baik jika ayah anda dibawa ke dokter spesialis kesehatan jiwa sehingga dapat dilakukan terapi psikis. Anda dapat membantu ayah anda untuk melakukan hal di bawah ini:
    • Konsumsi banyak air dan makanan tinggi serat
    • Fisioterapi agar kekauan otot tidak semakin parah
    • Melakukan terapi wicara
    Anda dapat membaca artikel di bawah ini: Penyakit Parkinson Semoga membantu dr. Yosephine U L Simanungkalit