Tanya Dokter

  • Efek petting terhadap potensi terjadinya kehamilan

  • pagi dok.. saya aziz umur 22th..kmrin tanggal 22 oktober.saya dan psangan sya mlakukan petting..dan sya mmasukan mr.p ke mis v psngan sya tapi cuma ujungnya saja..dan saya ga sampai pnetrasi apalagi klimaks..psangan saya mmang trglong wnita yg subur..dan dia biasanya mnglami mens pda tanggl 28 dan sampai skarang tanggl 7 novmber blm mens jga..apkh dia hamil dok atau gmna..mohon pnjalsanaya dok.. trimakasih..

    Aziz Wahyu Pratama  dr. Devika Y
    Dokter

    Halo Aziz, Petting adalah aktivitas seksual dengan cara menggesekkan alat kelamin tanpa melakukan penetrasi. Petting tidak bisa mencegah kehamilan 100% terutama jika dilakukan tanpa pakaian dan ada cairan pre ejakulasi dan atau cairan sperma yang mengenai daerah vagina. Untuk bisa hamil diperlukan 1 sel sperma yang mampu berenang masuk ke vagina dan membuahi sel telur. Sel sperma sendiri tidak hanya terdapat di cairan sperma saat ejakulasi / klimaks. Saat terangsang, penis pria akan tegang dan mengeluarkan cairan bening. Cairan ini disebut dengan cairan pre ejakulasi. Cairan pre ejakulasi juga mengandung sperma tetapi dalam jumlah yang sangat sedikit. Dengan demikian petting yang Anda lakukan dengan memasukkan ujung penis masih beresiko kehamilan. Namun resiko kehamilannya sangat kecil. Dan jika Anda bisa memastikan tidak ejakulasi, maka kemungkinan kehamilan akan jauh lebih kecil lagi. Adapun mengenai keterlambatan menstruasi bisa disebabkan oleh banyak hal seperti kehamilan, menyusui, stress, obesitas, penurunan berat badan secara drastis, penggunaan alat kontrasepsi, konsumsi jamu / obat tertentu, kecemasan berlebih, depresi, PCOS, gangguan hormonal, kista, penyakit tiroid, penyakit kronis, maupun masalah medis lainnya. Jika pasangan Anda curiga hamil, pasangan Anda bisa mencoba melakukan testpack mulai 1 minggu setelah terlambat menstruasi. Lakukan testpack ulang 1 minggu setelah testpack pertama jika hasilnya negatif. Jika testpack ulang masih negatif, kemungkinan besar pasangan Anda tidak sedang hamil dan keterlambatan menstruasi disebabkan karena hal lain seperti di atas. Sebaiknya pasangan Anda memperbaiki gaya hidupnya dengan istirahat cukup, olahraga teratur, menghindari stress, dan menjaga berat badan idealnya agar menstruasi lebih teratur. Jika setelah 90 hari pasangan Anda belum juga menstruasi dan tidak hamil, sebaiknya pasangan Anda memeriksakan diri ke dokter kandungan agar bisa diperiksa dan diberikan penanganan lanjutan. Berikut informasi yang dapat Anda baca untuk menambah wawasan: Proses pembuahan Menstruasi terlambat Terimakasih dan semoga membantu, dr. Devika Y

    terimakasih atas jwbnya dok..

    Aziz Wahyu Pratama  dr. Devika Y
    Dokter

    Terimakasih kembali Aziz, dr. Devika

    Aziz Wahyu Pratama  Fransisca Neyla
    Anggota

    Siang dok, maaf juga nih aziz numpang pertanyaan.. Dok saya mau tanya, tanggal 3 kemarin saya berhubungan badan dengan suami saya, dan suami saya mengeluarkan spermanya didalam miss V saya cukup banyak. adakah kemungkinan untuk hamil dok? Tapi setelah itu saya membersihkan nya dengan cara dialiri air.. dan sempet juga pipis, apakah masih ada kemungkinan hamil dok?? Mohon penjelesannya dok