Tanya Dokter

  • Apakah masih memiliki risiko terinfeksi HIV meski sudah dinyatakan negatif?

  •  dedi lion
    Anggota

    Dok, mau nanya. Dari tahun 2014 saya sering pergi Dugem ( & ML sama cew dugem ), sampe terakhir kali sy pergi pada 2015 feb 28. setelah tuh gak pernah pergi lagi.

    terus karena sdh tobat saya jdi tkut kena HIV. saya ada melakukan test HIV di RS Budi kemuliaan pada Tanggal 19 May 2015 ( 80 hari setelah hubungan ).

    hasilnya negatif.

     

    *1 apakah saya masih ada resiko terinfeksi? apa saya masih perlu pergi test lagi?

    *2 kemarin saat melakukan test. perawatnya lgsg ambil jari ku yg keluar darah oles ke testkitnya. apakah testkitnya ada virus HIV? apa harusnya darahnya di sedot dlu. baru di masukin ke testkit?

    Dear Awei, HIV adalah virus berbahaya yang dapat ditularkan lewat hubungan seksual, selain lewat darah dan dari ibu ke anaknya. Hubungan seksual dengan orang lain yang tidak jelas riwayat seksualnya merupakan salah satu faktor risiko penularan HIV yang patut diwaspadai. Tubuh manusia memerlukan waktu untuk merespon hadirnya virus. Sistem kekebalan tubuh akan mengenali virus tersebut untuk menghasilkan antibodi yang sesuai. Kadar antibodi ini akan mencapai tingkat tertentu sehingga dapat dideteksi dengan pemeriksaan darah. Setelah seseorang terinfeksi virus HIV, ada periode yang disebut masa jendela dimana sebenarnya virus HIV sudah ada di dalam darah namun antibodinya belum terbentuk atau belum terdeteksi dalam darah. Untuk itu disarankan untuk mengulang tiga bulan lagi tes HIV bila hasil pertama negatif. Jika hasil tes kedua negatif, maka kemungkinan besar Anda tidak terinfeksi virus HIV. Terkadang tes dapat diulang untuk ketiga kalinya tiga bulan setelah tes kedua. Testkit yang dipakai untuk mengambil darah adalah steril jadi tidak perlu kuatir akan pajanan virus HIV. Lagipula virus HIV tidak dapat bertahan lama bila berada di luar tubuh manusia. Berikut tips yang dapat Anda lakukan:

    • hindari hubungan seks yang berisiko
    • gunakan kondom saat berhubungan seks
    • tidak bergonta-ganti pasangan seks
    • hindari pemakaian jarum suntik bersamaan
    • setia pada pasangan
    Untuk lebih jelasnya Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai hal ini dapat dapat membaca di: Memeriksakan diri untuk deteksi HIV Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya