Tanya Dokter

  • Apakah saya disleksia?

  •  Diani
    Anggota

    Dok saya diani, sudah hampir beberapa bulan ini saya ingin mencari tahu jawaban akan kondisi saya. Dari beberapa artikel yang pernah saya baca, seorang anak yang lahir secara prematur dan mengalami gangguan belajar saat di bangku sekolah termasuk disleksia. Apakah itu benar? Saat saya sd dulu saya memang pernah mengalami kesulitan membaca hingga di kelas 5 sd, sampai-sampai saya pun hampir tidak naik kelas. Dari dulu hingga sekarang, saya pun masih sulit untuk konsentrasi. Tapi, saat ini saya bisa membaca dan menulis, namun masih sulit untuk membaca cepat dan hingga saat ini pun saya masih bermasalah dengan masalah hitung-hitungan dasar atau yang rumit. Terkadang pun, saya selalu salah jika disuruh oleh ibu saya dalam membeli barang. Jika melihat riwayat keluarga, sepupu saya pun mengalami hal serupa dengan saya. Sampai-sampai dia, memutuskan berhenti sekolah karena kesulitan membaca. Saat ini saya berusia 22 tahun,  saya hanya ingin tahu, apakah saya ini disleksia? lalu, apakah anak disleksia bisa sembuh dengan sendirinya ketika dia dewasa?

    Terima kasih dokter

    Hai Disleksia sulit didiagnosis pasti dikarenakan tidak ada alat untuk mendiagnosisnya, penyebab belum diketahui dan gejalanya dapat beragam tiap orang. Pada disleksia terjadi pada saat usia anak dimana gejala yang mudah terlihat saat masuk sekolah, yaitu:

    • Sulitnya dalam berbicara dimana bisa berbicara namun urutan kata-kata, huruf dan tata bahasa sering terbalik
    • Sulit memahami kata-kata
    • Sulit membaca dan menulis.
    Namun keterlambatan ini bukan disebabkan oleh keterbelakangan mental, gangguan penglihatan, pendengaran atau berbicara. Pada anak dengan disleksia semuanya normal, kecerdasan pun normal bahkan bisa diatas rata-rata. Pada disleksia tidak dapat dsembuhkan, namun gejala dapat diminimalisasi dengan latihan dan dukungan orang sekitar. Seseorang dengan disleksia tetap dapat menjadi sukses, karena dislesksia hanyalah kesulitan untuk belajar, bukan malas atau adanya keterbelakangan mental, justru seseorang dengan disleksia cenderung kreatif. Informasi mengenai penyakit disleksia dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Disleksia. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william