Tanya Dokter

  • Keluar lendir bercampur darah disertai mulas dan nyeri kepala pasca hubungan intim

  •  Asri Bainam
    Anggota
    Assalamualaikum dok... Dok, saya baru melahirkan, umur anak saya sekarang udah 2 Bulan lebih. ketika belum habis masa nifas, waktu itu umur anak saya 4 minggu kami melakukan hubungan suami istri tanpa alat kontrasepsi, dan dia mengeluarkannya didalam dok. Setelah umur anak saya 45 hari saya baru meminum pil kontrasepsi, tapi saya minum nya cuma 2 hari dok, setelah itu suami saya pergi kerja keluar daerah, minggu itu saya haid dok, tapi cuma 2 hari, darahnya pun tidak seperti darah haid, malah darah nya seperti darah segar dok. seminggu nya lagi suami pulang, baru saya minum lagi pil kontrasepsi ketika akan berhubungan dok. Sekarang saya lagi dalam masa subur, yang keluar lerndir bercampur darah dok, disertai rasa mules dan sakit kepala. Mohon penjelasannya dok. Terimakasih

    Waalaikumsalam wr. wb. Asri,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Melakukan hubungan seksual saat masa nifas belum berakhir, meski dilakukan dengan ejakulasi (pengeluaran sperma dan mani) di dalam vagina, kemungkinan hamilnya akan sangat kecil sekali. 

    Namun, perlu Anda ketahui bahwa, untuk dapat bekerja secara efektif dalam mencegah kehamilan, pil KB memerlukan waktu 5 hingga 7 hari sejak awalkonsumsi. Jadi,jika Anda baru mengkonsumsi pil KB saat akan berhubungan (kurang dari 1 minggu), maka kemungkinan besar pil KB tersebut belum bekerja denganbaik. Akibatnya, potensi kehamilan cukup besar. 

    Keluarnya lendir bercampur darah, disertai mulas, dan nyeri kepala yang Anda alami saat ini mungkin saja disebabkan oleh tanda kehamilan. Namun, selain itu, berbagai keluhan ini mungkin juga terjadi karena sebab lain, misalnya:

    • Pre menstrual syndrome
    • Stres
    • Kelelahan
    • Endometriosis
    • Polip rahim, dan sebagainya

    Untuk membedakan, apakah keluhan ini berkaitan dengan kehamilan atau tidak, sebagai langkah awal, cobalah melakukan testpack. Testpack akan lebih akurat jika dilakukan setelah mengalami keterlambatan menstruasi setidaknya 7 hari.

    Atau, jika ingin hasil yang lebih akurat, Anda bisa juga memeriksakan diri secara langsung ke dokter spesialis kandungan.

    Sementara itu, untuk membantu mengatasi keluhan Anda saat ini, sebaiknya jalani tips berikut:

    • Makan makanan sehat dan bergizi secara teratur 
    • Jangan stres ataupun cemas berlebihan
    • Perbanyak istirahat 6-8 jam sehari
    • Batasi aktifitas yang terlalu melelahkan
    • Tetap susui bayi Anda ASI eksklusif

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah