Tanya Dokter

  • Perbedaan gejala bipolar disorder dan PSTD

  • Tolong sekali untuk membantu saya mencari tau, saya hanya ingin tau dan saya ingin mengobatinya jikalau memang benar saya memiliki penyakit mental.

    saya sekarang berumur 15th, orang tua saya bercerai saat saya berumur 13th. Sejak kecil, saya sudah sering mendengat mereka bertengkar hingga membuat saya trauma akan teriakan, pertengkaran antara pasangan dan nervous berat, bahkan saya gemetaran menjadi sorot perhatian. Saya pernah hampir pingsan, padahal hanya mengerjakan soal/ presentasi di depan kelas. Saya jarang bertemu dengan orang tua saya sejak kecil dan keluarga saya kurang akur. Waktu saya smp, teman saya bertengkar dengan pasangannya dan disaat itu juga saya tiba-tiba flashback dengan memori orangtua saya. Kejadiannya sama persis, bahkan melakukan aktivitas yang mirip( seperti memaki, berteriak, melempar barang) saya ketakutan dan tanpa sadar berteriak dan menangis. Saya tidak sadar akan apa yang saya lakukan pada saat itu, teman saya yang bercerita. Saya juga sering melakukan perubahan emosi yang sangat cepat, bahkan saya sering tertawa padahal saya sedang benar" merasa depresi. Terladang, saya suka ngomong ngelantur dan terkadang berbicara dengan diri sendiri tanpa saya sadari. Saya agak takut bergaul dan saya merasa tidak nyaman berada di dlm rumah yang ramai. Saya tidak suka berada di sekitar orang banyak. Ya , itu adalah sepintas dari masalah saya, hanya seperempat mungkin. Tolong dijawab 😊

    Halo Meutia........ Terimakasih atas pertanyaan Anda. Kondisi yang Anda alami saat ini memang kemungkinan mengarah ke Gangguan stress paskatrauma atau PTSD ( Post - traumatic stress disorder ), dimana hal ini merupakan kondisi kejiwaan yang dipicu oleh kejadian tragis yang pernah dialami. Kondisi PTSD ada muncul setelah kejadian ada pula yang muncul setelah bertahun - tahun kemudian. Gejala yang umunya muncul dari gangguan PTSD diantaranya adalah : Ingatan yang mengganggu tentang kejadian yang menyebabkan trauma, kecenderungan untuk menghindari semua hal yang dapat mengingatkan penderita akan kejadian penyebab trauma, pola pikir yang berubah negatif, perubahan emosi ( misal : mudah terkejut, takut, malu yang ekstrim, uring - uringan, dll. ), dll. Pemicu yang menyebabkan timbulnya keadaan ini diantaranya adalah : pernah mengalami trauma yang sangat berbekas di ingatan, memiliki anggota keluarga yang juga menggidap PTSD, mempunyai kadar adrenalin yang berlebihan, keabnormalan pada anatomi otak, dsb. Akan tetapi untuk memastikan apakah gangguan ini memang merupakan sebuah PTSD, maka kami sangat menyarankan kepada Anda untuk segera menemui Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa agar dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut, Apabila penyebab pasti telah diketahui, maka penanganan yang tepat pun dapat diberikan kepada Anda. Klik artikel di bawah ini untuk lebih jelasnya : PTSD Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Salam, Dr. Jati