Tanya Dokter

  • Apakah saya depresi ?

  •  Naomi Phillia
    Anggota
    Halo dok,nama saya naomi,umur saya 14 tahun,saya akhir-akhir ini selalu sedih,susah,khawatir,marah,ingin menangis,terluka,hampa,selalu berusaha untuk membunuh diri saya,selalu merasa bahwa tidak akan ada harapan lagi,saya selalu berusaha menyakiti diri saya seberapa kuat saya berusaha untuk tidak melakukannya tetapi tidak bisa,saya merasa terganggu,karena saya selalu tidak mood untuk datang kesekolah,dan hal ini sudah terjadi kurang lebih 3 bulan,apakah saya menderita penyakit tersebut?,jika iya,apa yang harus saya lakukan?

    Halo Naomi Phillia, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Gejala-gejala yang anda sebutkan tersebut memang mengarah pada gangguan depresi mayor. Beberapa gejala yang dapat dirasakan oleh orang yang memiliki gangguan depresi mayor, antara lain:

    1. Sedih sepanjang hari, namun terutama dirasakan pada pagi hari
    2. Kehilangan minat atau kesenangan terhadap hampir semua aktivitas yang terjadi hampir setiap hari
    3. Terdapat peningkatan atau penurunan berat badan yang signifikan
    4. Mengalami kesulitan tidur atau justru tidur berlebihan
    5. Banyak bergerak dan tidak bisa diam (agitasi) atau gerakan dan bicara yang melambat
    6. Rasa lemah dan mudah lelah seperti kehilangan energi
    7. Selalu diliputi perasaan tidak berguna atau rasa bersalah
    8. Terdapat gangguan konsentrasi dan kesulitan membuat keputusan
    9. Pikiran berulang tentang kematian dan bunuh diri

    Seseorang disebut memiliki gangguan depresi mayor bila memiliki 5 dari 9 gejala di atas, salah satunya mencakup rasa sedih sepanjang hari atau kehilangan minat terhadap aktivitas, dan gejala-gejala tersebut berlangsung terus menerus selama minimal 2 minggu.

     

    Sebelum kita dapat mendiagnosis gangguan depresi mayor, perlu juga dipikirkan kemungkinan penyakit lain yang dapat memberikan gejala-gejala serupa, diantaranya adalah: 

    1. Gangguan hormonal dan metabolik seperti kekurangan atau kelebihan hormon adrenal, kekurangan atau kelebihan hormon tiroid, kekurangan atau kelebihan hormon paratiroid, gangguan elektrolit, dan lain sebagainya
    2. Penyakit infeksi seperti HIV, hepatitis, infeksi mononukleosis, dan lain sebagainya
    3. Gangguan di otak misalnya paska cedera kepala, penyakit Huntington, multipel sklerosis, dan lain sebagainya
    4. Defisiensi nutrisi tertentu
    5. Penyakit keganasan atau kanker
    6. Penggunaan alkohol dan obat terlarang
    7. Efek samping obat-obatan tertentu
    8. Gangguan psikiatrik lainnya seperti distimia, gangguan penyesuaian, bipolar, gangguan makan, gangguan cemas, skizofrenia

     

    Bila anda mengalami gejala-gejala depresi mayor di atas, ada baiknya anda segera memeriksakan diri ke psikiater. Psikiater akan melakukanwawancara psikiatri untuk menganalisis lebih lanjut mengenai kondisi anda, menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit fisik tertentu, penggunaan obat-obatan, dan juga kemungkinan gangguan psikiatrik lainnya. Psikiater akan memberikan terapi yang sesuai untuk mengatasi kondisi anda. Terapi yang utama diberikan biasanya berupa psikoterapi yaitu terapi dimana anda diminta untuk menceritakan semua masalah, pikiran, dan perasaan anda kepada psikiater, serta terapi obat-obatan antidepresan.

     

    Sementara itu beberapa hal yang dapat anda lakukan antara lain:

    1. Cobalah untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai depresi. Ketahuilah bahwa anda tidak sendirian, karena di dunia ini sangat sangat banyak orang yang mengalami depresi.
    2. Selalu cari bantuan orang lain saat anda mulai merasakan kesedihan berlebihan hingga muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri.
    3. Rawat diri anda dengan baik dengan makan makanan bergizi secara teratur, menjaga kebersihan diri, tidur dan istirahat cukup
    4. Lakukan aktivitas yang anda sukai atau lakukan hobi anda
    5. Menulis jurnal atau diary seringkali dapat membantu mengurangi beban perasaan anda
    6. Jangan mengisolasi diri dan menghindar dari pergaulan, eratkan hubungan anda dengan keluarga dan teman anda
    7. Mengurangi stress di sekolah atau pekerjaan
    8. Hindari penggunaan alkohol dan obat terlarang
    9. Belajar teknik relaksasi seperti latihan pernafasan, meditasi, yoga
    10. Carilah orang yang dapat memberikan dukungan penuh terhadap diri anda

     

    Sekian yang dapat saya informasikan, semoga dapat bermanfaat

     

    dr. Irna Cecilia