Tanya Dokter

  • Apakah Saya Terkena Bronkitis atau Pneumonia lagi Dok?

  •  Adier Jibriel
    Anggota

    Saya Adier, 23 tahun, tahun 2010 saya punya riwayat penyakit pneumonia, dan dilakukan penyedotan sebagai pengobatan. Sekarang ini, awalnya saya didiagnosis menderita tipes, sudah 3 Minggu dari sekarang, namun penyakit yang timbul sekarang adalah batuk, gangguan pernapasan, dan radang tenggorokan. Selama ini saya menahan diri untuk melakukan foto Rontgen, karena saya masih trauma akan vonis pneumonia dan saya belum yakin akan kambuhnya penyakit pneumonia tersebut, karena memang gejala penyakit pneumonia yang saya alami dulu gejalanya lebih parah daripada gejala yang sekarang. Apakah tindakan penundaan foto rontgen ini benar menurut medis dok? atau langkah terbaik yang harus saya lakukan apa dok? Terima kasih atas jawabannya dok.

    Hai, Demam tifus adalah demam yang disebabkan oleh bakteri S. Typhi. Demam tifoid merupakan demam yang terjadi disertai dengan gejala-gejala pada sistem pencernaan. Sementara itu, pneumonia adalah adanya infeksi pada jaringan paru-paru (bagian dari sistem pernafasan). Jika mengalami pneumonia, seseorang akan meraskan gejala :

    1. batuk berdahak, bisa berwarna hijau maupun bercampur darah
    2. demam
    3. sesak nafas
    4. sakit dada yang memburuk jika menarik nafas
    5. mual muntah
    6. jantung berdebar
    7. dan lainnya
    Untuk mengetahui adanya pnemumonia, maka diperlukan adanya pemeriksaan secara langsung oleh dokter. Dokter perlu untuk menanyakan riwayat keluhan lebih lengkap, melakukan pemeriksaan fisik secara langsung, dan melakukan pemeriksaan penunjang seperti tes lab darah, x-ray (foto rontgen), dan cek dahak. Oleh karena itu, jika merasa mengalami gejala pneumonia sebaiknya segera temui dokter secara langsung agar pemeriksaan dapat segera dilakukan tanpa menunda-nunda. Jika benar menderita pneumonia, pengobatan akan disesuaikan dengan gejala dan kondisi Anda saat ini, serta apa yang ditemukan menjadi sebab dari pneumonia tersebut. Penyedotan cairan dari ruang diantara lapisan pelapis paru umum dilakukan pada kasus efusi pleura, yang berbeda dengan pneumonia. Berikut artikel terkait yang dapat Anda baca : Pneumonia Demam Tifus   Semoga membantu, dr. Dian Paramitasari