Tanya Dokter

  • Apakah saya terkena gagal ginjal?

  • Dok..

    Suatu malam saya demam,diikuti diaere. setelah saya periksa dokter bilang masalah lambung. tapi hari berikutnya malam hari tepatnya saya kencing dan berwarna coklat pekat, kemudian hari berikutnya saya cekugan yang cukup lama dan sering muncul apalagi ketika batuk dan perut bagian bawah rasanya panas. apakah saya terkenan gagal ginjal dok ?

    Terima Kasih Dok

    Hello, Diagnosa gagal ginjal perlu ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium. Gagal ginjal dapat terjadi secara akut atau kronik. Biasanya gagal ginjal akut disadari oleh dengan berkurangnya jumlah air kencing, sedangkan untuk gagal ginjal kronik biasanya tidak disadari hingga memasuki stadium yang berat. Berikut adalah gejala-gejala dari gagal ginjal akut :

    1. Air kencing yang sedikit atau tidak keluar
    2. Air kencing lebih banyak keluar di malam hari
    3. Adanya darah dalam air kencing
    4. Nafas yang berbau
    5. Gangguan kesadaran
    6. Lemas
    7. Mual
    8. Cegukkan yang terus menerus
    9. Sesak nafas
    10. Bengkak seluruh badan
    11. Berdasarkan pemeriksaan fisik ditemukan adanya tekanan darah tinggi
    12. dan lainnya
    Sedangkan untuk gagal ginjal kronik, gejala-gejala yag dapat timbul antara lain:
    1. Kulit gatal
    2. Penurunan berat badan
    3. Nafsu makan yang berkurang
    4. Lemas
    5. Bengkak seluruh badan
    6. Sesak nafas
    7. Mual muntah
    8. Gangguan ereksi
    9. Buang air kecil yang lebih banyak pada malam hari
    10. Ditemukan adanya protein pada air kencing jika dilakukan pemeriksaan laboratorium
    11. dan lainnya
    Untuk mendiagnosa penyakit tersebut diperlukan pemeriksaan fisik oleh dokter dan laboratorium. Segeralah menemui dokter untuk mendapatkan diagnose dan pengobatan yang tepat dan cepat. Berikut adalah laman yang membahas mengenai gagal ginjal secara lengkap : http://www.alodokter.com/gagal-ginjal-kronis http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000501.htm Semoga bermanfaat. Salam, dr Henry Andrean