Tanya Dokter

  • Apakah Saya Terkena OCD?

  •  Valdy Gumilar
    Anggota

    Dok, Benarkah Saya Terkena Penyakit OCD? Saya Sempat Mencoba Search Di Google Tentang Penyakit OCD Ini Dok!Dilihat Dari Gejalanya, Hampir Semuanya Mirip Dengan Yang Digoogle.

    Berikut Gejala2 yang Dialami Oleh Saya:

    - Selalu Merasa Gugup dan Cemas (Tidak Tenang). - Selalu Mengulang Suatu Kata-kata tertentu. - Selalu Minder. - Phobia Terhadap Suatu Gambar,Musik, dan Kata-Kata Tertentu. - Selalu Mengulangi Suatu Ritual Tertentu yang terlihat tidak masuk akal. - Terkadang Jika Saya Bermimpi Tentang Mahkluk Bernyawa Tertentu, Saya Langsung Phobia Dengan Makhluk Tersebut Paginya. (Mahkluk Bernyawa yang pernah dilihat sebelumnya).

    Mungkin Masih Lumayan Banyak, Tapi Saya Takut Jadi Stress Jika Dijelaskan Langsung Secara Rinci.

    Tolong Penjelasannya Dok !

    Halo,   Dalam mendiagnosa OCD, seorang dokter memerlukan pemeriksaan yang seksama dan menyeluruh. Dalam artian melihat / berkonsultasi secara langsung kepada dokter akan lebih memudahkan dokter dalam mendiagnosa penyebab keluhan Anda. Jika ternyata berdasar hasil pemeriksaan dokter Anda positif mengidap OCD maka rujukan ke dokter spesialis / psikiater akan dilakukan untuk menilai keparahan penyakit Anda dan menentukan terapi terbaik yang bisa diterapkan kepada Anda. OCD merupakan salah satu kelainan kejiwaan dimana seseorang akan menjadi terobsesi ( memiliki pemikiran tentang satu hal secara terus menerus dan menjadi cemas berlebih ) yang akhirnya membuat penderita menjadi berperilaku kompulsif ( mengulang ulang perilaku tertentu untuk mengurangi kecemasan dalam pikirannya). Gejala OCD memiliki 4 tahapan yang biasa dilalui seperti :

    • Obsesi =  diawali dengan pikiran mengenai 1 hal yang membuat Anda cemas. Sebagai contoh : takut tertular penyakit. Orang OCD akan berpikir secara terus menerus mengenai ketakutannya ini dalam ukuran yang ekstrem.
    • Kompulsif = sebagai mekanisme melindungi diri, penderita OCD akan melakukan berbagai cara secara berulang yang ekstrem untuk menghindari dirinya dari sumber kecemasannya. Misal :
    1. mencuci tangan sebanyak 5-6 kali sebelum makan/ sehabis BAB.
    2. Sangat menyukai keteraturan ,
    3. menyusun buku/ baju dengan urutan yang disesuaikan oleh penderita,
    4. menyimpan barang barang ,
    5. suka bersih bersih,
    6. menyukai pola / rutinitas yang biasa dilakukan,
    7. merasa cemas dan terganggu saat rutinitasnya tidak sesuai,
    8. mengecek kunci berkali- kali,
    9. membuat pengaman berlebihan seperti membuka dan menutup selot/ kunci kamar sebanyak 3-4 kali setiap sebelum tidur.
    10. Dll.
    • Kelegaan sementara = saat memiliki pelepasan atas sumber kecemasannya ( prilaku kompulsif) biasanya penderita OCD akan merasa lega dan aman. Namun perasaan ini tidak bertahan lama. Begitu obsesinya mulai kembali dan penderita memikirkan obsesinya secara terus menerus maka lingkaran OCD tidak akan berhenti dan semakin bertambah parah.
    Baca bahasan OCD. Kecemasan dan rasa takut berlebih belum tentu merupakan gejala dari OCD. Orang yang sangat menyukai kebersihan juga belum tentu OCD. Kemungkinan penyebab dari keluhan Anda bisa dikarenakan :
    1. Kecemasan / anxiety/ serangan panik.
    2. Depresi.
    3. Gangguan kepribadian paranoid.
    4. Dll
    Adanya obsesi terhadap sesuatu hal secara konstan dan tindakan kompulsif / repetitif berlebihan yang ekstrem untuk mengatasi obsesinya bisa jadi merupakan gejala awal OCD. Saran kami sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter / psikiater. Dengan memeriksakan diri Anda bisa mengetahui penyebab keluhan Anda dan mendapatkan pengobatan yang maksimal. Pengobatan OCD bisa dengan melakukan terapi psikoterapi, obat anti depresan dan terapi perilaku. Pemilihan terapi akan disesuaikan dengan derajat berat ringannya penyakit Anda. Semoga membantu.   Dr. Yusi

    Valdy Gumilar  Valdy Gumilar
    Anggota

    Terima kasih dok atas penjelasannya